Pola Berulang, Misteri Skenario Allah

Kalau saya bicara hal ini kepada Fira atau Vei, pasti mereka langsung komentar, “Iya, ya? Kok bisa polanya seperti ini terus?”

Saya tak pernah mengerti bagaimana Allah membuat pola yang seharusnya sudah bisa saya duga, tapi kerap terjadi seolah baru pertama kali. Unik. Begitulah cara-Nya menunjukkan rasa cinta kepada saya yang dhoif ini.

Sekali lagi saya menangis, merasa lemah dan terjebak dalam pikiran sok tahu tanpa alasan. Hal ini memaksa saya untuk istikharah. Hal yang sudah lama tak saya lakukan, untuk meminta petunjuk masalah apapun.

Saya lakukan tahajjud dan merengek laiknya anak kecil yang meminta permen. Saya meminta yang terbaik, tetapi juga melakukan bargaining pada-Nya. Gila, iya. “Maukah Engkau…?” padahal diri ini masih jauh dari kepantasan meminta dengan cara kurang ajar seperti itu.

Saya memang keras kepala. Mama adalah orang pertama dan yang paling sering mengatakan bahwa saya ini anak perempuan kepala batu. Orang kedua adalah uwak saya. Orang ketiga adalah bapak saya. Saya bisa keukeuh melakukan sesuatu sampai saya merasa puas, meski mungkin saya sudah tahu bahwa saya akan gagal.

Termasuk masalah relationshi(t)p. Sebuah pola yang baru saya sadari (selalu) terjadi kepada saya setelah 2013. Pola yang sama, berulang persis sama, dengan cara yang nyaris persis sama, meski saya kadang masih ngotot untuk tidak mau menerima kenyataan dengan pola yang seolah sudah menjadi garis takdir saya tersebut.

Sekarang terjadi lagi. Caranya persis sama. Saya benar-benar terperangah tak bisa percaya ketika Allah menunjukkan kuasa-Nya sekali lagi. Sampai saya bertanya, “Haruskah terjadi lagi?”

Allah, dengan senyum imajiner yang bisa saya rasakan, seolah berbisik, “Tentu, karena Aku mencintaimu.”

Saya kehilangan kata.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s