Tiadamu Akan Selalu Ada

Dear Bosse yang tak pernah bisa tergantikan oleh siapa pun.

Mas Em,

Apa kabar di alam sana? Apakah ada kegiatan yang sama seperti yang sering kamu lakukan semasa hidup di dunia? Peperin lem ke semua Tukang Pos, misalnya.

Hidup ini singkat ya, Mas?

Bahkan ketika adik angkatku tewas tertabrak truk di usia 17 tahun, aku menangis tapi air mataku kering. Perih di dada, tapi gak bisa menumpahkan isi hati. Nyesek aja.

Ketika seniorku di kampus tertabrak KRL pun, aku merasa nelangsa. Padahal mau nikah kurang dari dua bulan lagi, kalau tak salah ingat. Misteri bernama jodoh dan maut memang bukan kuasa kita kan, Mas?

Saat Mama akhirnya mengembuskan napas terakhirnya, aku tetap tidak terima. Padahal persiapan hatiku sudah sejak 2 tahun sebelum akhirnya aku membantu membisikkan asma Allah.

Ketika aku mengetahui kepergianmu, sejenak aku diam. Mencerna berita itu dengan baik. Siapa yang dimaksud? Apakah seorang Em yang kukenal? Atau orang lain? Aku harus bolak-balik stalking mencari kebenaran kabarmu. Hingga foto makammu yang masih basah terpajang di Twitter, diamku menjadi lebih lama. Padahal tak lama sebelumnya, aku sempat memikirkanmu. Ingin menghubungimu.

Potret kenanganmu memenuhi kepala. Makan siang kita. Canda kita. Kehebohan kala kita ketemu. Keterkejutanku ketika menyadari bahwa kamulah Bosse #30HariMenulisSuratCinta. Semuanya.

Orang baik, katanya, akan dipanggil Allah dengan cepat. Kamu, salah satu orang baik yang pernah kukenal. Terakhir melihatmu, wajahmu tampak tak sesegar biasanya. Aku sungkan untuk bertanya. Aku hanya tersenyum kikuk menahan diri untuk diam. Perasaanku tak enak. Ternyata itu saat penghabisan sebelum …

Mas Em, baik-baik ya di sana. Jika Allah mengizinkan, kita akan dipertemukan kembali kelak. Kita bisa bercengkrama lagi tentang proyek lainnya.

Salam sayang dari Bandung.

-an-

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s