Kopi Pahit Dan Senyum Manis

Untuk Ambu Endah yang pernah bilang kalau koleksi fotonya hanya seputar flora dan fauna,

Ini adalah surat pertama untukmu sebagai salam perkenalan (kembali) dan rasa terima kasih penuh syukur karena telah mengenalmu.

QadaruLlah, kita dipertemukan. Saat pertama kali berkenalan denganmu, aku melihatmu sebagai sosok periang dan tangguh. Unik.

Semakin mengenalmu, ternyata semakin asyik dan seru. Kita punya kesamaan, senang ngopi. Bedanya, aku hanya penyuka biasa. Kamu justru sudah berlabel bartender. Da aku mah apa atuh…

Kamu justru mengenalkanku pada tempat-tempat ngopi asyik dengan harga cihuy plus pemandangan indah khas Bandung. Bahagia. Asli. Ketika kamu bilang, “Aa bartendernya juga kararasep, Teh.” Aku mah nyengir aja. Ah, hatiku cuman buat Kangmas seorang. *disiram kopi saset#

Terima kasih sudah berkenan menjadi teman ngopi yang asyik. Anak-anakku juga mudah mengenalimu sebagai “Tante yang Selalu Tersenyum”. Ahay, semoga manisnya senyummu membawa berkah dan kebahagiaan kepada semua orang yang melihatnya ya, Ambu.

Kisah kita belum berakhir. Perjalanan ngopi cantik masih akan terus berlanjut. Jangan lupa, jika kamu sudah menikah, bilang sama Aa, bahwa ritual ngopi bareng aku gak boleh tersisihkan. Sudah menjadi bagian dari kelangsungan kewarasan otak.

Tetaplah sehat dan penuh semangat, Ambu. Terima kasih atas semua inspirasi ngopi dan wejangannya. Pertemanan iman yang sungguh tak sepahit espresso favorit kita.

Salam sayang selalu,

-An-

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s