That Bullet Is Me

According to this explanation : “The ugly girlfriend that every beautiful woman has and takes to bars to make herself look more beautiful.” Have you ever stood in this damn bad situation? I have.

Saya sering, jalan dengan cewek lain yang better, prettier, smarter, and richer. Apa rasanya? Hell. Hahahaha. Tapi terkadang menguntungkan. Seringnya demikian. Ketika cewek itu sibuk mempertahankan penampilannya, saya bisa dengan cuek makan, minum, ketawa, dan memerhatikan sekeliling tanpa beban. Nothing to lose.

Awalnya, saya jengkel karena diajak hanya untuk menjadi kambing congek. Perlahan, saya mengubah mindset, mencari tahu lokasi dan susunan acara di tempat saya diajak itu, kemudian menikmatinya.

Sometimes, jadi bullet tidaklah merugikan. Get a better chance!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s