My Commute To And From Work

Saat tinggal di Depok, beberapa kali ganti kantor, merasakan macet berjam-jam di jalan, berhimpitan di bus kota atau KRL, dan jenuh.

Dengan muka mengantuk persis setelah subuh, saya berangkat ke kantor. Pulang setelah azan maghrib menggema. Tak mendapat matahari pagi, tak bisa menikmati senja. Gaji tak seberapa, tetapi pengalaman justru semakin banyak dan jejaring sosial pun meluas. Selalu ada yang harus disyukuri. Benar?

Ketika pindah ke Bandung, ke kantor tak perlu subuh. Heheheh… Masih bisa masak dan menikmati mentari menyentuh kulit. Merasa lebih sehat, alhamdulillah. Sore hari saat pulang, melihat benda merah telur asin di langit, rasanya romantis.

Kini, saya sedang menikmati pekerjaan unik dari Allah.

Jadi, untuk apa bersedih lagi?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s