Singkong Goreng Kuning Renyah

Dari semua penampakan singkong goreng yang ada di muka bumi ini (halah), resep khas almarhumah Mama termasuk salah satu yang unik. Karena hasil akhir singkong gorengnya menjadi berwarna kuning. YES! Menggunakan kunyit. (mukamu sudah bengong, blum?)😂

Dulu, jajanan favorit saya di sekolah adalah singkong goreng yang dijual mamang. Di Cirebon, tukang jualan gorengan menggunakan pikulan. Seingat saya, rerata warna pikulannya biru. Isinya : tahu, cireng, singkong, dan ubi. Kadang ada penjual lain yang menambahkan sukun.

Di Cirebon, tahu dan singkongnya beda. Di Jakarta juga beda. Di Bandung pun beda. Setiap daerah memiliki sumber daya alam yang berbeda. Tampaknya, unsur hara tanah memengaruhi varietas tanamannya juga, ya? Auk.

Nah, sempat baca entah di mana, lupa, bahwa singkong goreng merekah (di beberapa daerah lain disebutnya  “singkong goreng melepuh”😱) berasal dari Bandung. Di artikel lain disebutkan, asal muasal singkong keju itu dari Bandung (juga). Entah benar atau tidak, yang pasti saya merasakan singkong buatan almarhumah Mama itu khas.

Empuk, merekah, renyah, gurih, dan unik. Belum pernah saya merasakan singkong yang digoreng kuning. But, she did.  Tapi saya tak pernah tahu bahannya apa saja. Kemudian, setelah Mama wafat, yang biasa membuatnya adalah Bibi, adiknya Mama. Resep yang sama, rasa yang serupa.

Bertahun kemudian, saya pindah dari Cirebon ke Depok. Tak pernah sekali pun membuat singkong goreng itu. Suatu ketika, saya datang ke rumah uwak di Cimanggis. Saat PRT di sana bilang mau goreng stok singkong, mata saya berbinar. Langsung saya ke dapur dan bertanya, “Diapain singkongnya? Bumbunya apa aja?” Dijawab sama PRT, “Langsung goreng aja. Gak dibumbuin. Polos.” Saya dengan pede bilang, “Coba pakai kunyit dan ketumbar deh.” Lah, dia malah bengong.

Akhirnya dicobain dan…. Taraaaaa…. ENAK! Ibu PRT langsung takjub. “Iya ya? Enak.” Saya tersenyum penuh kemenangan.😎 Setelah berabad-abad gak makan singkong kuning itu, rasanya waaaaaahhhh buangettt!

Semenjak tinggal di Bandung, kemalasan mendera. Kalau mau  singkong goreng ya pasti beli. Dekat dari rumah, ada yang jual sebungkus ceban, diserutin keju dan dikasih bumbu apa deh itu yang instan. Auk.

Singkong goreng
Bahan singkong goreng (yes, saya masih pake ulekan!)

Tapi, gorengan di pinggir jalan jelas musuh bebuyutan untuk kesehatan. Apalagi kalau ingat kadar kolesterol. Bisa ngomel panjang pendek ntar dokter saiyah!😅
Nah, sebulan lalu, saya baru tahu tetangga dekat rumah ternyata mulai menanam singkong. Hasil panennya dipajang di teras. Saya masih lempeng aja. Hati belum tergerak untuk membeli singkong.

Dua minggu kemudian, saya mulai terusik dan akhirnya bertanya, “Pak, singkongnya masih ada?” Si Bapak menjawab, “Habis, Bu.  Nanti kalau ada lagi, saya kabarin.” Manyun deh.😐

Kemarin, Umar pulang dari shalat maghrib dan laporan, “Bun, singkongnya udah ada lagi tuh. Mau beli gak?” Saya spontan memberi dia uang dan menjawab, “Bilang sana, beli dua kilo.”

Singkong rebus
Singkong rebus (ini setengah jadi, udah bisa dimakan)

Siang ini, saya membuat singkong goreng kuning. Karena saya termasuk gila bumbu, alias kalau pakai segala bumbu bisa banyak banget, jadinya heboh penampilan di hasil akhir.
Bahan:

  • Singkong
  • Kunyit
  • Ketumbar
  • Bawang Putih
  • Garam

Ukurannya bisa disesuaikan dengan selera dan feeling.

Cara membuat singkong keju kuning renyah :

  1. Bersihkan singkong.
  2. Haluskan bumbu.
  3. Rebus singkong yang sudah direndam air berbumbu selama 15-20 menit. Makin lama, makin empuk. Coba deh!
  4. Panaskan minyak dan goreng hingga matang / merekah.
  5. Sajikan panas.

Jadi deh singkong goreng favorit saya!

Singkong goreng
Singkong goreng renyah (kuning!🍴)

Oh ya, jenis singkong tampaknya memengaruhi rekahan lapisan luarnya deh ya? Besar kecilnya singkong juga sedikit banyak berpengaruh. Etapi why bother? Ye kan? Yang penting rasanya! Ihiy!
Selamat mencoba.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s