Fatih Seferagic, Idola Baru Masa Kini

img_20161112_231102.jpg

Judulnya too much ya? Gapapa deh.

Saat ini, sudah semakin banyak remaja putri muslimah yang mulai mengidolakan Fatih Seferagic, seorang hafiz Quran, qari asal Amerika Serikat kelahiran Bosnia. Suara merdu, penampilan keren, dan masih muda.

img_20161112_231102.jpg
Dari Twitter Kang Emil

Seperti laiknya remaja putri lainnya yang mengidolakan banyak orang terkenal dari dunia musik atau industri perfilman, nama Fatih adalah antimainstream baru dalam hal memuja sosok menarik.

Saya saja sudah berusia di lingkaran 30an, masih lah rusuh dan ramai jika menyebut nama Mesut Oezil, David Beckham, Daniel Craig, atau minimal Dude Herlino. Hahahaha.😂

Tetapi mengidolakan seorang hafiz? Tunggu, saya belum pernah seperti itu. Sekarang, ya.

Membaca salah satu pengalaman mahasiswi UI di Selasar saat Fatih berkunjung ke UI Depok, saya tercenung. Ah, ya, ada yang unik di sini terjadi. Kejadian yang sama saya lihat dengan mata kepala sendiri di Masjid Raya Bandung, tanggal 12 November, saat Fatih berkenan menjadi imam salat maghrib dan isya.

Saya sendiri sudah hadir sejak ashar. Bukan karena terlalu semangat, tapi perjalanan dari Cibiru memakan waktu lumayan, akhir pekan, dan hujan. Kombinasi sempurna untuk sebuah perjuangan ke masjid, no?

Pukul 04.43 PM, hujan deras di Masjid Raya Bandung. Sulit mendapatkan sumber listrik karena di masjid yang satu ini dilarang menggunakan colokan yang ada. Sejak masuk ke masjid pukul 04.20 PM, sudah banyak jamaah wanita yang duduk manis di dalam masjid. Saya menyisir keadaan. Dari bahasa tubuh mereka, yang benar-benar hanya numpang salat ashar gak lebih dari 10 orang. Sisanya, bisa ditebak, menunggu maghrib.

Taraaaaa… Kerusuhan kecil dimulai pukul 04.30 PM ketika kain pembatas diterobos beberapa jamaah wanita. Pindah ke tempat jamaah pria! Akhirnya beberapa orang wanita mulai saling lirik, kemudian memberanikan diri untuk maju. Semakin maju. Pukul 04.55 PM semakin ramai dan rebutan untuk bisa mendapatkan posisi pas. Saya melirik pintu lantai dua. DIBUKA! Baiklah, saya lebih baik ke atas daripada di bawah berdesakan. Lumayan, dapat spot pas untuk mendengar dan melihat Fatih dengan nyaman.

Fatih Seferagic
Fatih di atas mimbar

Rangkaian acara #Heaven OnEarthTour ini dipromosikan oleh Wardah Cosmetics dan mengusung Dian Pelangi. Tetapi di Bandung, tentu saja sang walikota yang menjadi pendamping qari hensem itu.
05.40 PM, Fatih datang ke Masjid Raya Bandung. Saya jujur kaget setengah mati ketika para remaja putri di lantai dua bagian paling depan (hampir sejajar shaf pria di depan lantai dasar) berteriak nyaring dan melengking. Allah! Saya sempat melihat wajah kaget Fatih namun kemudian dia sibuk lagi dengan Kang Emil.

Para remaja putri ini sejenak lupa dengan posisi mereka berada di mana. Rumah Allah. Masjid. Tetiba saja, saya ingat dengan kisah ribuan tahun lampau. Di rumah Fir’aun. Saat Zulaikha mengundang para nyonya pejabat yang penasaran dengan kabar tak nyaman soal Zulaikha dan Nabi Yusuf.

Nyata benar adanya ketika para nyonya itu secara tak sadar mengiris jemari mereka sendiri saat Nabi Yusuf melintas di hadapan mereka. Akhirnya mereka sadar dan malu hati.

Fatih Seferagic
Fatih dan Bieber

Kembali ke tahun 2016. Saya sempat malu pada diri sendiri. Kaum saya begini amat ya? Okelah, kalau venue ada di balairung, aula, taman, atau tempat lain, berteriak lepas mungkin masih wajar. Tetapi di dalam masjid? Baru kali ini saya merasakan, mendengar, dan mengetahuinya sendiri. Saya langsung istighfar dalam hati dan menahan diri untuk tidak komentar macam-macam. Sempat menegur salah satu dari mereka, namun suara saya tampak tenggelam di antara suara ribuan orang lainnya.
Sahabat saya sempat spontan nyeletuk, “Akhwat gila!” karena dia kaget ada jamaah wanita menerobos ke shaf jamaah pria.

Kunjungan Fatih dan salat berjamaah di Masjid Raya Bandung selesai sekitar pukul 07.30 PM.

Muzammil
Idola baru akhwat Indonesia

Nah, Selain Fatih, coba yang di Indonesia lebih mendekat lagi. Lirik Muzammil nih. 😎 Gak jauh lho, orangnya ada di Bandung. Coba mulai cari tahu dia ini siapa? Kapan mulai hapal Quran dan sejak kapan mulai dikenal. Sekalian belajar mengenal masjid, memakmurkannya, dan tentu saja menghidupkan masjid dalam jiwa. Inshaa Allah berkah dunia akhirat.

Salam.

PS: Saya tak banyak mengambil foto Fatih, apalagi merekam suaranya. Ponsel saya kehabisan daya dan saya menghematnya untuk sampai kembali ke rumah. Toh, sudah banyak beredar foto aneka angle dan video yang lebih bagus kan? Sila googling saja.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s