Mengapa Jodoh Belum Datang?

📱Kajian Online KUA 
🗓Sabtu, 28 Mei 2016 
📋Materi: Alasan Utama Jodoh Tak Kunjung Datang
👤Pemateri: Syamsa Hawa
💻 Ummi-online.com Annida-online.com 
📞Info KUA : 08170830017

❤🍀🍀🍀❤🍀🍀🍀❤🍀🍀🍀

Alasan Utama Mengapa Jodoh Tak Kunjung Datang

Sahabat, sadarkah… salah satu alasan utama mengapa jodoh tak jua menampakkan batang hidungnya dalam hidup kita barangkali karena adanya MENTAL BLOK dalam benak kita sendiri?

Banyak sekali mental blok yang membuat kita memblokir jodoh sendiri, jadinya jodoh kita nggak bisa kelihatan, padahal bisa jadi sudah ada di pelupuk mata.

Saya menyadari hal ini karena belakangan makin bisa melihat mental blok yang ada dalam diri orang-orang.

Misalnya, ada nih yang punya MENTAL BLOK bahwa minus matanya nggak bakalan bisa turun.

Sengotot apapun orang mengatakan padanya bahwa minus matanya bisa turun dengan minum wortel, berhenti membaca buku di tempat gelap, olahraga, dllsb. Dia tetep keukeuh bahwa minus matanya gak bakalan bisa turun. Titik. Dan memang benar baginya minus mata memang gak bakal bisa turun

Ada juga orang yang punya mental blok: “Saya baru bahagia kalau punya gaji 10 juta!”
Jadi, karena gajinya masih UMR, dia gak pernah merasa bahagia.

Teman-teman sudah tahu dong yaa apa itu mental blok?

Mental blok adalah program pikiran yang dapat menghambat kita dalam mencapai impian atau tujuan kita.

Ketika kita berpikir, “Gue gak percaya bekam bisa menyembuhkan penyakit!”
Itu adalah contoh mental blok. Sekalipun banyak banget orang yang sembuh dengan hijamah/bekam, tapi buat yang sudah ada mental blok seperti ini, sekalipun dia dibekam kemungkinan tidak ada efeknya.

Dan untuk masalah jodoh atau pernikahan, ternyata ada banyak sekali mental blok yang berbahaya.

“Saya nggak percaya saya bisa menikah dengan orang yang saya cintai.”

“Semua cewek itu matre dan pengen pernikahan yang mewah!”

“Cowok yang baik itu yang ikutan liqo.”

Semuanya itu adalah program pikiran yang biasanya sangat diyakini oleh si empunya, padahal belum tentu benar loh yaa.

Kocaknya, walaupun belum tentu benar, tapi apa yang menjadi mental blok tersebut SUDAH PASTI TERJADI PADA DIRINYA! Karena Allah sendiri sudah menyatakan bahwa Ia hanya mengikuti prasangka hamba-Nya.

Jadi bisa dikatakan bahwa, mental blok itu memang ada yang bermanfaat, tapi lebih banyak lagi yang merugikan si pemilik mental blok itu sendiri. Mudah-mudahan tulisan saya yang njelimet ini bisa dimengerti.

Yang perlu diinget… namanya juga program, tentu saja dapat di-uninstall dan di install dengan program lainnya.

Jadi, yang namanya mental blok itu sangat-sangat bisa di-uninstall bro en sis, asalkan kita menyadari mental blok kita dan dengan sadar mau mengubahnya.

Pertanyaannya, buat teman-teman yang belum juga menemukan pasangan hidup… Adakah mental blok dalam diri kita yang ‘mengganggu’ dan mencegah datangnya jodoh dalam hidup kita?

Maukah teman-teman mengecek ke relung hati dan pikiran untuk mencaritahu mental blok masing-masing mengenai pernikahan?

Cara gampang mengetahui adanya mental blok atau nggak yang berurusan dengan jodoh, coba teriakkan 1 hal berikut: “Enam bulan lagi, in syaa Allah, saya sudah menikah!”

Coba teriakkan dengan kencang, di depan cermin juga boleh, teriakkan berkali-kali. Sampe ada yang gedor tembok kamar kita #hehe

Adakah getaran ketakutan di hatimu? Merinding disko gitu karena sama sekali nggak yakin dengan apa yang diteriakkan?

Kalau ada perasaan seperti itu, berarti ada mental blok!

Karena sebenarnya kamu sedang membohongi diri sendiri karena kamu memang nggak yakin “Apa iye jodoh aye bakalan ketemu di pelaminan 6 bulan lagi”

Tahukah kalau ada teman saya yang nggak punya banyak uang, sudah pernah gagal menikah, tapi bisa menikah lagi hanya dalam hitungan satu bulan proses?

#ceritanya di-skip dulu yaa… Ini kisah nyata yang keren

Sekarang, mari kenali dulu yuk apa saja sih mental blok yang menghambat kita ketemu jodoh?

  1. Pikiran bahwa “TIDAK DAPAT JODOH DI DUNIA PUN TAK APA-APA”

Khususnya untuk yang telah sampai pada usia galau namun belum juga bertemu jodoh.

Kesannya positif yaah? tapi pernyataan ini bisa jadi sebuah mental blok. Padahal udah ada jodoh yang mendekatimu, tapi karena kamu blok, jadinya dia gak bisa masuk dalam hidupmu.

Apalagi kalau ternyata di lubuk hati terdalam kamu ternyata nggak ikhlas dengan kondisi single bertahun-tahun, waduh… sebaiknya segera hapus mental blok ini yah!

Saya sarankan ganti dengan mental blok berikut “SAYA PERCAYA TAHUN 2016 AKAN BERTEMU JODOH SAYA DI DUNIA INI, DAN AKAN SEMAKIN BERSYUKUR PADA ALLAH KARENA MENIKAH DENGANNYA TERIMAKASIH ALLAH…”

Ucapkan berkali-kali dalam hati, anggap aja lagi meng-uninstall mental blok lama dan mengganti dengan keyakinan baru yang lebih positif efeknya.

  1. Keyakinan bahwa “SAYA SUDAH TUA, SIAPA YANG MAU SAMA SAYA COBA?”

Terutama untuk para gadis yang merasa usianya sudah kelewat.

Padahal ada banyak keleus yang mau sama kamu, berondong kadang suka sama yang lebih tua, gadis-gadis juga banyak yang suka cowok usia matang, tapi karena kamu memancarkan sinyal-sinyal ketidakpercayaan bahwa kamu itu berharga, makanya banyak yang terblokir.

Coba ganti mental bloknya dengan pernyataan berikut, “SAYA AKAN BERTEMU DENGAN JODOH YANG MENYUKAI USIA DEWASA!”

Mantab.

  1. Yakin seyakin-yakinnya bahwa “SEMUA COWOK TUH BR*NGSEK/ SEMUA CEWEK ITU MATRE!!!

Kalau kamu punya keyakinan begini, mana mungkin kamu mau nikah? Siapa juga yang mau sekasur sama orang brengs*k atau cewek matre? Maka, coba dibenerin keyakinanmu.

“SAYA AKAN BERJODOH DENGAN BAGIAN DARI 10% COWOK/CEWEK DI DUNIA INI YANG BAIK AKHLAKNYA, INSYA ALLAH PALING LAMA 3 BULAN LAGI SUDAH BERTEMU”

4.  Keyakinan bahwa “NYARI JODOH ITU SUSAH”

Bahkan juga ada mental blok “Mau nikah itu yaa musti pacaran dulu lah minimal setahun!”

Nggak usah ditanya ini mah, udah harus diubah bangget-bangget mental blok kayak begini!

Temen saya ada yang baru pertama kali melihat perempuan, sudah tahu kalau itu jodohnya, beberapa bulan kemudian sudah menikah dan sekarang sudah dikaruniai anak kembar.

Padahal kondisinya saat itu dia masih belum mapan sama sekali,

Wuaww… Ternyata nyari jodoh itu mudah bro en sis!

Nah, lanjut ke cerita teman saya yang bisa nikah dalam waktu kurang dari sebulan sejak bertemu calonnya. Yang tadi sempat saya skip yaa.

Jadi ternyata temen saya yang pernah gagal menikah itu bertemu dengan seorang gadis yang membuatnya tertarik, trus dia langsung nembak dengan pertanyaan , “Kamu siap nikah?”

Lanjut dengan pertanyaan, 
“Mau menikah dengan saya”

Dan ternyata dijawab “Ya” 3 hari kemudian.

Dan mereka menikah dalam hitungan kurang dari sebulan kemudian. Dengan walimah sederhana, dia bilang sih cuma habis 1 bulan gaji plus THR.

Maasya Allah… Ternyata menikah itu gampang. Mental blok kita yang bikin susah.

  1. Keyakinan bahwa “MAU NIKAH ITU HARUS PUNYA BANYAK DUIT”

Aah, yang ini mah udah saya bantai dengan pengalaman. Saya nikah tanpa persiapan duit sama sekali, mahar saya juga cuma cincin beberapa ratus ribu,nikahan cuma alakadarnya yang penting sah dan diketahui khalayak ramai, namanya niat ibadah mah yaa nggak usah dipersulit dengan duit.

Tapi jangan salah paham, untuk para ikhwan tetap saja harus persiapan finansial sebaik mungkin yaa.

Masih banyak sih mental blok lainnya yang keliru banget mengenai jodoh, dan gampang banget diubahnya, cukup uninstall aja, terus ganti program pikiran yang baru!

Nah, teman-teman… Segitu dulu mental blok tentang pernikahan yang biasanya banyak kita temui.

Mohon maaf kalau ada kata-kata yang kurang berkenan, karena ini banyak copas juga dari tulisan saya di annida-online. Hehe.

Saya berharap kita bisa diskusi tentang kajian ini.

Dan semoga ada yang mendapat pencerahan dari kajian malam ini sehingga bisa segera bertemu jodoh yang tepat. Aamiin.

📜 Tanya Jawab

❓ Pertanyaan pertama:

Sy punya teman dekat yg memasuki usia kepala 3 dan blm menikah. Sebagai teman sy sangat ingin melihatnya menikah. Doa2 pun teruntai indah untuknya. Tapi semakin kesini dia semakin menjauh dan menarik diri dari kami teman2nya. Bahkan cenderung tertutup. Sebagai teman apa yang bisa sy lakukan untuk menyemangati dan membantunya tanpa menyinggung perasaannya..

Terima kasih…

💬 Jawaban:

Yang dilakukan sudah benar kok, mendoakan diam-diam itu bagus sekali. Tapi kelihatannya beliau punya mental blok yang harus dibenahi.

Sebagai sahabat, ketika melihat orang yang dekat dengan kita dan kita sayangi hampir jatuh ke jurang, apa yang kita lakukan?

Tak mungkin kan sekadar berkata lemah lembut, “Hati-hati yaa… Satu langkah lagi jurang looh!” Kita perlu menariknya segera, mungkin akan sangt menyentaknya tapi kalau itu perlu dilakukan untuk menyelamatkannya yaa lakukanlah.

Jika kita tak mau ia tersinggung, masih takut-takut menasehati.

Mungkin karena kita belum benar-benar menjadi saudaranya.

Seorang saudara, meskipun menyakitkan, tapi akan tetap menasehati jika memang hal itu benar.

Catatan: nasehatinya sebaiknya empat mata dan tidak diketahui orang lain juga

Dekati ia dan tanyakan, “Kenapa sih kok kayaknya menarik diri? Ada yang sedang mengganggu pikirankah?”

Atau, kalau itu terlalu basa-basi, tembak aja, “Lo masih baper karena belum ketemu jodoh kah?”

Lanjutkan tembakkannya, “Sabar Akh/Ukh, masalah di dunia ini banyak yang lebih kompleks dari sekadar belum dapat jodoh…”

“Yuk kita cari solusi!”

Bantu carikan solusi, tapi dari pengalaman saya selama ini, biasanya solusi itu gak ada di pihak eksternal looh

Solusi itu cuma ada dalam hati dia sendiri. Jadi sepertinya harus bantu buka mental bloknya dulu.
Wallaahualam.

Seperti itu sih yang bisa saya jawab.

Kalau orangnya malah makin baper, at least you try your best untuk nasehatin dia dan rangkul dia.

❓ Pertanyaan kedua:

Assalamualaikum, mbak saya mau tanya dong, bagaimana jika kita belum bisa mendeteksi mental blok kita? sehingga bebeberapa yg mendekat selalu saja ditolak dengan alasan yg beragam, seolah mengada-ada saja padahal seharusnya alasan tersebut bisa ditolerir.
Bagaimana cara mengatasinya?

💬 Jawaban:

Waalaikumussalaam.
Memang ini kasus yang sulit.
Ibaratnya dokter untuk menyembuhkan pasien aja perlu tau dulu apa penyakitnya. Iya gak sih?😬

Kalau memang sangat sulit mendeteksi mental blok sendiri, coba lihat gejala-gejalanya.

Cari tahu ketakutan yang tersembunyi.

Misal, ternyata diri sendiri punya ketakutan terhadap pernikahan karena banyak melihat pertengkaran pasutri.

Inilah yang tertanam dalam bawah sadar sehingga tanpa sadar ada ketakutan ketika ada yang berminat melamar.

Saya kebetulan tidak punya ilmu lebih dalam semisal hipnoterapi atau apapun yang bisa mendeteksi mental blok seseorang.

Tapi saya percaya sebenarnya setiap kita bisa menyembuhkan diri sendiri, tentunya dengan bantuan Allah.

Maka, solusinya adalah dekatkan diri pada Allah. Pelajari lebih dalam… kenapa sih Islam sangat mementingkan pernikahan.

Dan kasih challenge diri sendiri untuk membuat dobrakan, ‘siapa pun yang meminta taaruf dengan saya dalam waktu 3 bulan ini, in syaa Allah saya mau berproses.’

Karena ketakutan itu hanya bisa dihilangkan dengan ‘action’.

Siapapun yang takut menikah, pliis… Ga usah banyak mikir begini begitu, percaya sama Allah… Bismillah, istikhoroh, jalanin aja apalagi kalau udah ada orang baik yang datang melamar!

Lihat deh program fear factor jaman dulu…

Hal-hal gila, mengerikan, mematikan sekalipun, ternyata bisa dilawan jika kita ‘action’.

Termasuk ketakutanmu pada pernikahan. Barangkali cuma godaan syetan untuk menjauhkanmu dari ridho Allah.

Wallaahualam

Coba pikirkan orang lain yang tidak seberuntung dirimu…

Jangankan ada yang niat melamar atau didekati, dilirik aja nggak:(

Maka kamu perlu bersyukur dan jangan sampai kufur nikmat yaa.

❓ Pertanyaan ketiga:

  1. Mental blok yang bermanfaat itu yg seperti apa ya bu?
  2. Kalau kita memilih calon kan harus berdasarkan kesholihannya yg utama, nah saya masih bingung sampai batas bagaimana kita bisa meyakinkan diri bahwa calon tersebut sudah cukup sholih? Karena lingkup sholih kan luas.. Dan khawatir terlalu jika menjadi mental blok bagi.  Mohon pencerahannya bu, terimakasih

💬 Jawaban:

Mental blok yang bermanfaat contohnya:

  1. Saya orang yang tidak mudah dipengaruhi oleh orang lain, bahkan kalau ada yang bisa menghipnotis pun, dia takkan bisa menghipnotis saya.

Itu pernyataan Bu Direktur Ummigroup Media yang saya cukup saluti👆🏻

Mental blok yang ia sadari dan itu membuatnya tidak mudah tergiur tawaran bisnis ini itu dan tetap setia membesarkan majalah Ummi meskipun di zaman sekarang orang sudah tidak melirik majalah.

Memang sepositif apapun, setiap mental blok pasti ada sisi positif negatifnya.

Tapi itu salah satu contoh saja yaa

  1. Kalau menurut saya sih yang benar-benar tahu seseorang itu sholih atau tidak cuma Allah saja.

😁

Mungkin orang-orang di sini tertipu mengira pengisi kajian malam ini sosok yang sholihah, padahal cuma karena Allah tutupi aibnya saja. Ya toh?

Jadi, perihal jodoh… Saya lebih pas mendorong seseorang untuk sungguh-sungguh beristikhoroh.

Ada kok wanita sholih yang ternyata berjodoh dengan suami yang -amit2- kafir luar biasa.

Tapi wanita itu justru menjadi salah satu wanita pendahulu yang masuk surga.

Dialah istri Fir’aun, Asiyah.

Jadi… Sebenernya bukan masalah si calon kita ini sholih atau nggak, tapi sejauh mana kita ridho dengan jawaban istikhoroh yang Allah berikan.

Kalau yang saya lakukan dulu untuk memantapkan bahwa calon suami saya ini orang yang baik, saya sih bertanya ke calon ibu mertua.

“Bu, bagaimana sih karakter si mas ini? Apakah menurut ibu orangnya baik atau bagaimana?”

Karena saya yakin seorang ibu akan lebih mengenali anaknya daripada orang lain.

Akhirnya waktu itu mertua menjawab, “Yaah Ta… Dia mah anaknya gak bisa benerin genteng bocor, gak bisa benerin kalau mesin motor rusak, atau elektronik rusak, tapi dia mah baik… Kalau pulang kerja secapek apapun ibu minta pijit, dia pijitin…”

Akhirnya saya juga menjawab, “Alhamdulillah Bu, saya cari suami, bukan cari tukang.”

Jawaban ibu mertua itu bagi saya sudah cukup mewakili penilaian sih

😁

Ohya, itu saya nanya mertua setelah proses taaruf sudah oke👆🏻

Ketika perkenalan dg orangtua calon.

❓ Pertanyaan keempat:

Assalamualaikum… mbak mau tanya, apa hukumnya jika seorang wanita menolak lamaran dari seorang laki-laki (yang kata orang2 disekitarnya dia orang yang sholeh) tapi wanita tsb merasa tidak sekufu atau tidak menyukai laki2 tsb. Berdosa kah?

💬 Jawaban:

Fiyuuh… Pertanyaan sulit😅

Kalau ditanya berdosa apa nggak, rasanya itu hak Allah untuk menentukan.

Tapi yang saya ketahui, wanita punya hak untuk menolak kok.

Kita sama-sama tahu bahwa pernikahan itu bukan hanya untuk sehari dua hari.

Sangat wajar jika faktor kenyamanan, ketertarikan, menjadi pertimbangan juga.

Tapi menurut saya, kita perlu sadari bahwa sebagai hamba kita sangat sangat sangat terbatas ilmunya.

Yang kita kira tidak sekufu, tidak kita sukai, tidak nyambung, jangan-jangan orang itulah yang akan bikin kita makin dekat sama Allah dan jangan-jangan bagi Allah, orang itulah yang terbaik untuk kita.

Jadi sekali lagi saya biasanya mendorong untuk sungguh-sungguh istikhoroh. Minta restu Allah…

Kalaupun mau menolak, sebelum menolak istikhoroh dulu, minta kemantapan hati sama Allah.

Kalau memang dia bukan jodoh kita, biasanya Allah akan memudahkan kita untuk menolaknya.

Tapi kalau ternyata dia memang jodoh kita,

Mau kata kita lari ke ujung dunia pun… Ternyata tetap akan ketemu sama dia.

Kata Afghan… Jodoh pasti BERTAMU

Demikian. Saya mohon maaf atas kedangkalan ilmu yang saya miliki. Benar-benar hanya berniat berbagi, karena saya sudah pernah melalui masa-masa galau menanti jodoh…🙏🏻 semoga yang sedikit ini bermanfaat.

Closing Statement

Kembali ingat bahwa hidup kita di dunia ini bukan cuma untuk mengurus masalah jodoh.

Akan tetapi, memang benar bahwa jodoh yang tepat in syaa Allah akan membawa kita makin dekat pada Allah.

Jadi sebenarnya tujuan hidup kita ini bagaimana agar setiap detik yang kita lalui membawa kita makin dekat pada Allah. Fokus ke itu saja…

In syaa Allah kalau kita fokus pada hal tersebut, segala masalah yang rumit akan terurai menjadi mudah.

Tapi kalau kita fokusnya pada dunia, maka yakinlah masalah mudah sekalipun akan jadi sangat rumit

Bagi saya, masalah jodoh itu sebenarnya mudah. Ikuti kata hati, minta restu Allah lewat istikhoroh. Jalankan!

Semoga bermanfaat🙏🏻

❤🍀🍀🍀❤🍀🍀🍀❤🍀🍀🍀

Gabung KUA daftar ke 08170830017 
Nama-No Wa-Usia-Domisili-Pekerjaan

❤🍀🍀🍀❤🍀🍀🍀❤🍀🍀🍀

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s