MILO Football Championship Bandung

Siaran Pers
MILO Football Championship Lahirkan Mental Juara

image
Stadion Siliwangi Bandung

Bandung, 12 Maret 2016 – Pembukaan kompetisi sepak bola U-12 antar Sekolah Dasar, MILO Football
Championship putaran terakhir di Bandung hari ini begitu meriah.

Teriakan para pendukung dari masing-masing sekolah sudah terdengar begitu jelas sejak pagi di Stadion Siliwangi. Lebih dari 500 peserta dari 32 Sekolah
Dasar akan unjuk gigi untuk dapat membawa piala MILO Football Championship Bandung.

Direktur Teknik Badan Tim Daerah Asisten Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Barat Deni Samsudin dalam
sambutannya mengatakan senang Nestlé MILO telah memilih Bandung sebagai kota penyelenggaraan MILO
Football Championship 2016. “Kami bangga kepada Nestlé MILO yang sudah memberikan kontribusi positif
bagi perkembangan sepak bola di Indonesia. Kami berharap MILO Football Championship terus dikembangkan sehingga dapat melahirkan pesepak bola muda yang berbakat dan memiliki mental juara.
Selamat bertanding kepada seluruh peserta dan teruslah menjunjung tinggi sportivitas dalam kompetisi ini.”

Sementara Yuyu Wahyudin yang merupakan guru olahraga SDN Patrakomala mengatakan pihak sekolah sangat mendukung siswanya mengikuti kompetisi ini. “Banyak persiapan yang sudah kami lakukan untuk mengikuti MILO Football Championship. Mulai dari tahap seleksi siswa di sekolah dalam mencari 16 pemain yang akan mewakili sekolah hingga latihan intensif selama tiga kali dalam seminggu. Semoga dengan
persiapan yang kami lakukan dapat mengantarkan kami menjadi juara MILO Football Championship Bandung.”

“Walaupun saya bukan berasal dari sekolah sepak bola, saya tetap percaya diri dalam mengikuti kompetisi ini.
MILO Football Championship telah memberikan kesempatan kepada saya untuk dapat menunjukkan bakat
bermain sepak bola dan siap menghadapi lawan di lapangan,” ungkap Muhammad Shafa Anwar Joyo (11) yang merupakan pemain belakang SDN Patrakomala.

image
Daftar Sekolah Peserta MILO Football Championship

Salah satu tim talent scouting Zaenal Abidin yang ditemui di lapangan Stadion Siliwangi menyatakan bahwa
peserta di Bandung memiliki kemampuan teknik bermain yang hampir sama dari kota Medan dan Makassar.
“Saya salut dengan semangat para peserta, sampai pada putaran terakhir MILO Football Championship ini
mereka memiliki teknik bermain bola dan kekompakkan tim yang patut diacungi jempol. Di MILO Football
Championship siswa sekolah dapat mengasah potensi dalam bermain sepak bola, terutama siswa sekolah yang tidak mengikuti Sekolah Sepak Bola atau klub.”

Selain kompetisi, pada hari Minggu (13/03) akan dilaksanakan Football Clinic dan Kelas Gizi. Football Clinic
memberikan kesempatan kepada anak-anak selain peserta MILO Football Championship untuk dilatih oleh
Kurniawan Dwi Yulianto dan pesepak bola lokal seperti Atep Rizal. Sementara Kelas Gizi bertujuan untuk
mengedukasi para ibu mengenai pentingnya asupan gizi makanan dan minuman pendamping untuk membantu memenuhi kebutuhan energi guna menunjang aktivitas keseharian anak. (*)

Demikian siaran pers resmi dari pihak Milo, tanggal 12 Maret 2016 di Bandung.

Saya menghadiri salah satu sharing session Milo pada tanggal 13 Maret 2016 pukul 08:00 WIB mengenai ‘Gaya Hidup Aktif dan Pentingnya Nutrisi Bagi Anak’ bersama Mury Kuswari, S.Pd, M.Si Ahli Gizi di Stadion Siliwangi Jl. Lombok No. 10 Bandung. Saya terlambat masuk lokasi karena menunggu beberapa teman yang ternyata mendadak tidak bisa hadir.

image
Bersama Mas Mury

Beruntung, saya masih mendapatkan ilmu bermanfaat dari Mas Mury seputar gizi anak. Di antaranya adalah:

Pilar Gizi Seimbang
1. Konsumsi makanan beragam
2. Membiasakan perilaku hidup bersih
3. Melakukan aktivitas fisik
4. Mempertahankan dan memantau berat badan ideal

Masa pertumbuhan, anak butuh
1. Energi yang cukup
2. Karbo sebagai sumber energi saat beraktivitas
3. Protein zat pembangun
4. Vitamin dan mineral untuk membantu proses metabolisme dan daya tahan tubuh

Perhatikan!
1. Penuhi kebutuhan gizi
2. Pilih Sumber gizi lengkap : karbo, protein, vitamin, dan mineral
3. Pilih rasa enak
4. Perhatikan kandungan gizi di kemasan.

image
Sesi tanya jawab

Pada sesi tanya jawab, ada seorang ibu bertanya, apakah Milo bisa dikonsumsi orang tua? Mas Mury menjawab, tentu saja bisa. Hanya saja takarannya yang berbeda dari anak usia sekolah. Jika anak-anak meminum dua gelas sehari, maka dewasa bisa sampai empat gelas.

Untuk camilan baru dari Milo berapa nugget yang rasanya enak banget itu, bisa dikonsumsi sampai empat bungkus per hari per anak.

image
Nuggets dari Milo. Sehat itu enak!

Hmmmm… Jadi kangen masa kecil. Dulu, saya justru menggado Milo alias dimakan bubuknya langsung. Apakah aman? Mas Mury menjawab tentu saja aman. Kadar gizinya sama. Hal yang membedakan adalah tak ada air sebagai bahan pelarut.

Oke, sip! Sejam penuh ilmu bermanfaat untuk anak aktif dan para orang tua yang ingin tetap sehat seperti saat kecil dulu.

Salam!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s