Melihat Nur Muhammad di Wajahnya

Saya tak akan menyebutkan namanya.

Beliau, seorang shalih di suatu tempat di pulau Jawa. Lebih muda dari saya empat tahun.

Saya hanya pernah berkesempatan bertemu langsung dengan beliau di beberapa kali kajiannya di Bandung. Saya selalu ingin menyerap banyak ilmunya selagi sempat.

Berbeda dengan banyak orang shalih yang saya kenal dan tatap muka langsung, entah mengapa beliau paling meneduhkan jiwa. *udah boleh sotoy dan lebay?#

Saya jatuh cinta pada keteduhan wajahnya. Pada sumringah senyumnya. Pada diksi tulisannya. Pada tuturnya yang lembut. Allah, betapa indah ciptaan-Mu.

Saya mungkin terlalu berlebihan jika menganggap ada yang istimewa pada diri sang shalih. Tapi saya tak paham, apanya? Seperti judul tulisan ini. Mungkin.

Saya tak punya kata lagi untuk mendoakan segala yang terbaik bagi beliau selain berharap yang terbaik baginya. Semoga senantiasa dirahmati Allah.

Waullahu’alam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s