Begini Rasanya Mencintaimu

Ada saat kita saling terasing.
Dulu, kita bukan sesiapa bagi yang lainnya.
Kini, aku merasa asing dengan diri sendiri.

Apakah salah jika rindu ini berkunjung ke hatimu?
Sejenak saja, izinkan aku menikmati syahdu suara di halaman jiwamu.
Sebentar saja, biarkan aku tenggelam di lautan aksaramu.
Sebelum aku pergi dan tak kembali lagi.
Pernah suatu masa, aku membayangkan senyum itu untukku.
Menyembuhkan perih yang entah mengapa.
Aku berisik pada Tuhan, apakah ini sementara atau selamanya.
Dia tak menjawab, dan membiarkan aku menemukan jawabnya sendiri.

Sekarang aku tahu.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s