Perempuan Memikat, Lelaki Mengikat

Terpana dengan sebuah kalimat pendek itu. Membaca di linimasa seseorang beberapa hari lalu. Sejurus, aku tak bisa menerjemahkan maksudnya. Ketika kutanya pada sahabatku, dia berkata, “Ya, perempuan memang diciptakan untuk menggoda lelaki. Bagaimana pun caranya. Sementara lelaki makhluk visual, yang dia lihat adalah yang memikat hatinya. Jika dia sudah terpikat, maka dia akan segera mengikat perempuan itu agar tak dimiliki lelaki lain. Karena pria adalah makhluk pemburu.”

Aku diam. Lantas, dengan polos aku bertanya padanya, “Apakah aku harus memikat dirinya agar dia mengalihkan pandangannya hanya padaku?”

“Itu tugasmu,” jawabnya sambil tertawa kecil. Dia tahu, aku bukan perempuan kenes manja centil yang bisa dengan mudah memikat para pejantan. Aku mendesah berat.

“Dengan cara apa aku bisa bersaing dengan para perempuan lain yang lebih muda, cantik, seksi, dan mulus itu?” Aku, dengan ketakutan dan trauma yang masih membekas, bertanya getir.

“Gak semua laki melihat fisik. Use your brain and behavior. Masih ada laki yang terpesona dengan kecerdasan perempuan, kok.” Sahabatku masih kalem dan nyengir menjawab pertanyaan bodohku.

“Tapi …” Suaraku tercekat.

Bagaimana caraku memikatnya agar dia mau mengikatku?

(tulisan ke delapanpuluhtiga dari beberapa tulisan)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s