Skenario Allah Belum Sempurna Tanpa Sisipan Humor

Allah senang membuat makhluk-Nya bahagia, dengan cara-Nya.

Aku sering kali dibuat tak bisa bicara dengan apa yang terjadi padaku tanpa sempat berpikir kenapa dan ada apa. Berangsur, ketika emosiku mulai tenang dan stabil, Allah menunjukkan kilas balik yang Dia lakukan padaku hingga membuatku tertawa malu.

Allah selalu menyiapkan skenario untuk makhluk pilihan-Nya dengan sangat sempurna.

Dulu, aku selalu menyerang dan berargumen. “Harus ya begini?” “Tak bisakah dipermudah?”

Sekarang, aku mencoba belajar untuk menyelami apa maunya Allah. Setiap yang kubuat, setiap yang kurasa, setiap yang kuucap… Adakah yang membuat-Nya murka? Apakah Allah ridho dengan apa yang terjadi?

Tahun baru masehi 2016 ingin kubuka dengan hal baik, meneruskan impian sejak tahun baru hijriah 1437 lalu. Aku berhasil melewati tahun 2015 dengan membuktikan kepada-Nya, aku layak mendapatkan reward terbaik dari-Nya.

Dan… Allah memberikan dua hal indah setelah 1 Muharram 1437… Pertama, kesempatan belajar dan bersinergi dengan satu tim baru. Kedua, Allah memberiku kesempatan merasakan lagi hal yang paling kutakuti: jatuh cinta. Justru, tepat di hari kelahiran Rasulullah, 12 Rabiul Awwal. Semoga menjadi pertanda baik. Bahwa aku memang pantas mendapatkan kembali bahagia yang pernah kuragukan dari-Nya.

Entah rahasia besar apa yang tersimpan di tahun 2016, setelah aku berjuang untuk kembali pada-Nya. Tertatih, menghamba mohon ampunan untuk semua yang kulakukan dalam empat tahun terakhir.

Bismillah…

6 thoughts on “Skenario Allah Belum Sempurna Tanpa Sisipan Humor”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s