Untuk yang Namanya Selalu Ada di Setiap Doa

Tuhan mengetahui segala yang tersembunyi. Termasuk rasaku padamu.

Bila kamu lebih memilihnya untuk menemanimu di sisa usia, katakan padaku agar langkah ini tak lagi terhenti di pintu hatimu.

Bila memang tak ada lagi rasa yang harus kusimpan dan tak perlu lagi kulangitkan doa kepada-Nya, semua kuhentikan sebelum kauminta.

Bukan karena aku menyerah. Segalanya memiliki batas. Bukan tak ingin menunggu, hanya berusaha melepaskan untuk membebaskanmu.

Demikian aku mengenangmu sebagai satu yang terbaik dalam hidup.

(tulisan ke tujuhpuluhtiga dari beberapa tulisan)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s