#KisahLalat ~ Sebuah Hikmah Iman

Dirangkum dari twitter Dompet Dhuafa, semoga bermanfaat😉

=-=-=-=

Assalamu’alaikum sahabat. kami akan berbagi kisah tentang Masuk Neraka Selama-lamanya Karena Seekor Lalat

Imam Ahmad bin Hanbal dalam kitabnya yang berjudul Az Zuhud, menuliskan sebuah riwayat yang sampai kepada shahabat Salman Al Farisi.

Rasulullah SAW bersabda, “Ada seorang lelaki yang masuk surga gara-gara seekor lalat & ada pula lelaki lain yang masuk neraka gara-gara lalat.”

Mereka, para sahabat, bertanya, “Bagaimana hal itu bisa terjadi wahai Rasulullah?”

“Ada dua orang lelaki,” jawab Rasulullah, “yang melewati suatu kaum yang memiliki berhala.”

Tak ada seorangpun yang diperbolehkan melewati daerah itu melainkan dia harus berkorban (memberikan sesaji) sesuatu untuk berhala tersebut.

Mereka pun mengatakan kepada salah satu di antara dua lelaki itu, “Berkorbanlah!”

Ia pun menjawab, “Aku tidak punya apa-apa untuk dikorbankan.”

Mereka mengatakan, “Berkorbanlah, walaupun hanya dengan seekor lalat!”

Ia pun berkorban seekor lalat, sehingga mereka pun memperbolehkan dia untuk lewat & meneruskan perjalanan. Karena itulah ia masuk neraka.

Mereka juga memerintahkan kepada orang yang satunya, “Berkorbanlah!”

Ia menjawab, “Tidak pantas bagiku berkorban untuk sesuatu selain Allah ‘azza wa jalla.”

Akhirnya, mereka pun memenggal lehernya. Karena itulah, ia masuk surga.

Demikianlah keadaan dua orang manusia yang nasibnya berbeda

karena salah satunya berujung di neraka selama-lamanya, dan yang lainnya berujung di surga selama-lamanya

Padahal, keduanya sebelumnya adalah sama-sama seorang Muslim.

Manusia, seringkali menganggap remeh masalah bahaya syirik. Padahal seseorang bisa saja terjerumus dalam kesyirikan

Sedangkan ia tidak mengetahui bahwa perbuatan tersebut syirik yang menyebabkan dia terjerumus dalam neraka nantinya.

Oleh karena itu, sahabat Anas berpitawat, “Kalian mengamalkan suatu amalan yang disangka ringan, namun….

…kami yang hidup di masa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menganggapnya sebagai suatu petaka yang amat besar.”

=-=-=-=-=-=-=

waullahu’alam.🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s