Secangkir Doa Hangat

Tulisan ini tak akan panjang. Anggap saja post-it yang menempel di meja kerjamu.

Kamu, masih asyik dengan duniamu sendiri. Bergumul dengan pikiran yang berkelebatan dan kau sendiri kesulitan menangkapnya.

Kamu tak memiliki sesiapa kecuali Allah untuk mengembalikan segala kebuntuan. Jangan pernah bergantung pada manusia untuk apapun.

Doaku tetap sama. Kebahagiaanmu dapat kurasa meski jauh darimu. Segala yang terbaik dan membuatmu bersemangat, kembalikan rasa syukurmu pada-Nya.

Dia maha tahu, mengapa aku meminta-Nya menjagamu senantiasa. Menjadi mata penggantiku dan penghangat hatimu yang membeku dalam sepi.

Jaga kesehatanmu dan jangan nakal.

(Tulisan kelimapuluhlima dari beberapa tulisan)

2 thoughts on “Secangkir Doa Hangat”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s