Kecantikan yang Hanya Untukmu

Entah siapa πŸ˜€ Hahahaha…

Jadi begini….

covering aurah

Aku pernah menulis tentang Peggy Melati Sukma kan? Cari sendiri. Tulisan Agustus 2014. πŸ˜‰

Dan yang satu ini:

muslimah cinta Quran

Sehingga demikian. *apasih πŸ˜€

Sementara itu, aku adalah seorang konsultannya Oriflame. Pasti banyak pikiran… Ehmm.. “An, itu kan tabarruj!” Tergantung dari sisi mana dilihatnya πŸ˜‰

Jadi begini… (lagi) πŸ˜›

Keinginanku untuk mengubah penampilan fisik itu serius. Beneran. Tapi aku memang masih sangat kepala batu (angkuh?) untuk benar-benar berubah atas kesadaran sendiri saat ini. Alasan utama sih, karena kalau aku memakai gamis, bisa ramai dunia perwayangan. #eh πŸ˜€ Pernah lah beberapa kali aku memakai gamis dan selalu disambut dengan, “An, kamu cantiiiiikkk…” (dengan huruf “i” entah berapa πŸ˜› ) atau, “Nah, tuh pantes!” Meski ada juga yang meledek, “Jalannya sih masih macho lu!” LOL!

Melihat aneka gamis seperti yang dipakai Teteh Peggy itu lucu lho. Cuman kan aku teteup gak mau bermotif bunga atau dengan aksesoris bunga. Not me πŸ˜€ Dan aku maunya dibelikan. Oleh siapa? Oleh ayahnya anak-anak. Masalahnya adalah… Orangnya gak ada. Wakakakaka πŸ˜€ *pletak!

Jadi, kalau saat ini aku masih berpakaian super cuek, karena aku gak mau dianggap menarik perhatian lawan jenis jika outfit terlalu ‘manis’. *itu sih kamu aja kegeeran duluan, An! πŸ˜› Aku kan hanya mau berpenampilan cantik untuk yang benar-benar berhak. *ajijijieeeee πŸ˜€

Mengaji pun aku masih harus mengulang dari awal. Dari semua huruf hijaiyah. Tetapi belum dipertemukan Allah dengan guru mengaji yang cocok. Eh, kamu mau jadi guruku? kemudian hening

Setiap membuka katalog Oriflame, krucil selalu bilang, “Bun, yang ini bagus deh.” “Yang ini pasti cocok buat Bunda.” Waduh, kalau aku terlalu cantik, bahaya untuk dunia persilatan πŸ˜› Aku memutuskan untuk menahan diri tak berdandan dengan perlengkapan lenong yang lengkap. Belum saatnya. You know what I mean… πŸ˜‰

Jadi, jangan tanya mengapa aku masih super tomboy tak peduli penampilan. Untuk urusan mencintai Quran, aku masih bermimpi ada yang akan mengajariku setiap hari… di rumah.

Tolong bangunkan aku jika ternyata ini sungguh hanya mimpi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s