Aku Tahu Dia Dekat

Aku gak pernah bisa tenang setiap bulan Maret berjalan mendekati akhir meski masih di angka satu digit. Setelah melewati Mei, aku baru bisa sedikit lega.

Ini agak konyol, tetapi aku selalu berusaha merefleksikan apa yang kulakukan dan apa yang sudah terjadi selama setahun ke belakang. Aku merasa aneh dengan apa yang biasa kusebut skenario Tuhan. (Anyway, waktu terasa melambat ketika aku mencoba memutar ulang kejadian selama setahun. Betapa banyak yang terbuang?šŸ˜¦

Tahun ini, entahlah. Aku tahu ada Tuhan yang selalu menjadi penyuara jawaban teka-teki bagi hidup.

Untuk semua itu, aku tak ingin berpikir yang lain. Cukup menerima setumpuk naskah hidup dan memerankannya dengan baik. Aku tahu, aktingku belum mendekati titik kebaikan. Setidaknya, aku masih selamatšŸ™‚

Oh ya…
Aku lelah. Boleh pinjam dadamu sebentar untuk bersandar?

(brought to you by my mobile)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s