Demikian Aku Menjaga Semuanya

Menenangkan diri. Lebih banyak mendengarkan suara hati, suara alam, dan mencoba lebih peka melihat tanda dari Tuhan.

Dia tahu aku sangat mudah bereaksi negatif ketika sedang lelah dan Dia pun maha tahu aku tak pernah sanggup lepas dari mengingat-Nya. Pun, Dia sudah hapal, siapa saja yang ada dalam doa lirihku.

Pagi ini, kembali aku merenungi perjalanan waktu enam hari terakhir. Ternyata Tuhan menjaga sebentuk hati yang rapuh dan menguatkannya senantiasa.

Penjagaan-Nya sungguh luar biasa. Merasakan bahagia dan sedihmu tetap membuatku tak alpa menitipkan baitbait penguatan. Semoga yang terbaik dari-Nya bagimu bisa menjadikanmu pribadi tangguh senantiasa.

Selamat menikmati cinta-Nya dalam setiap detik napasmu. Semakin dekat waktumu untuk pulang. Semoga tak pernah siasia.

Aku menjagamu dari jauh, dengan doa yang tak pernah lupa dilangitkan.

(Tulisan kelimapuluhtiga dari beberapa tulisan)

(brought to you by my mobile)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s