Menari di Bawah Hujan

Teruntuk: Kamu, yang senantiasa hening di sudut ruangan.

Apa kabar kamu di hari Jumat penuh berkah ini? Semoga bahagia senantiasa menghangatkan hati dan harimu.

Ada yang tak biasa di langit kotaku saat aku menulis surat ini untukmu. Hujan menyapa lengkap dengan kilat, petir, dan angin. Sungguh menakutkan. Sama bahayanya dengan gangguan dari luar kita yang senantiasa berusaha menghancurkan, meski dengan cara paling halus. Ah, tentu kamu tahu maksudku.

Kopi yang biasa menemanimu, apakah sudah tandas tiada sisa? Bagaimana dengan air mineral? Sudah berapa gelas kauminum sebagai peluruh racun nikotinmu itu? Jaga kesehatan dan bersyukur senantiasa 😉

Dancing under the rain bukan hanya secara harfiah bahwa kita menikmati tarian syahdu bersama sang hujan. Lebih dari itu. Bahwa kadang hujan ditemani petir dan kilat, berarti hujan tak selamanya aman. Kita, lahir dengan berbagai masalah yang juga menyertai. Tetapi bukan tanpa solusi. Allah sudah menyiapkan pelangi yang indah, kan?

Aku menunggumu bersiap menyambut kedatanganku. Sebelum kita berjumpa, kubiarkan kamu menikmati hujan dengan segala pesannya. Nikmatilah kuyup yang mungkin akan membuatmu meriang. Siapkan penawarnya: segelas air kelapa rasa rindu.

Jangan nakal yah! 😉

(Tulisan kelimapuluhsatu dari beberapa tulisan)

Posted from nowhere but here.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s