Semesta yang Hening

Untukmu, yang namanya sudah dihapal malaikat dalam doa dan diamku.

Selamat pagi 🙂 Mungkin ini bukan surat. Lagi-lagi, hanya catatan kecil yang bisa kausimpan di meja kerjamu. Maka tulisan ini tak akan panjang.

Beberapa pertanyaan pentingmu masih kusimpan dalam ingatan. Semua janjimu masih kurawat dengan baik dalam toples rindu. Kamu yang terkadang menjadi pelupa, tentu agak kesulitan mengingatnya. Namun kuyakin hatimu menggemakan segala aksara yang pernah terukir.

Akan selalu ada yang mengusik, membenci, mencibir, melecehkan, dan melukai. Tak ada yang layak dilakukan selain membalasnya dengan doa terbaik. Jangan biarkan kebencian terpendam dalam hati. Jika kebusukan itu didiamkan, apa bedanya kita dengan mereka? Kehidupan terlalu singkat untuk sibuk memikirkan dan menanggapi aksi negatif orang lain. Reaksi kita akan dinilai, apakah kita menjadi sama buruknya atau menjadi selangkah lebih maju. Mereka yang membicarakan di belakang kita, karena memang mereka maunya ada di belakang. Biarkan saja.

Aku sedang mengingat tentang politik negeri ini, sesuatu yang selalu berusaha kuhindari. Aku juga sedang mengingat betapa banyak masalah lain yang terikat denganmu pun denganku. Romansa kehidupan kita sebagai makhluk-Nya yang lemah.

Ada banyak alasan bagiku meninggalkanmu sendirian. Tetapi jika demikian, bagaimana dengan janji yang dilangitkan selama ini? Tuhan tahu, semua sudah sempurna dalam skenario-Nya. Pagi ini, aku mencintai dalam syukur yang terpanjat. Allah memang maha asyik, seperti kata presiden negeri jancuker 🙂 Semesta menyimpan segala bisik lirih yang menjelma dalam berkah-Nya.

Doaku tetap akan terus kutitipkan pada malaikat. Biarkan mereka yang menjalankan tugas menemani saat sepi kita ketika semua permohonan menderas pada-Nya.

Jaga dirimu baik-baik. I know that I can count on you. Always.

(tulisan ke empatpuluhsembilan dari beberapa tulisan)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s