Ketika Kamu Menyempurnakan Segala Bahagia

Kepada satu nama yang memenuhi kepalaku,

Cukup semua kekonyolanmu yang sukses menghangatkan suasana dengan tawa. Itu lebih dari apa yang kuharapkan. Mungkin memang aneh, tetapi nyatanya itu yang membuatmu tetap bersemayam di hati.

Kamu yang senatiasa aktif pada dini hari untuk sekedar menghalau gelisah di hati, semoga saat membentangkan sajadah terbitlah semua ketenangan dari Sang Kekasih. Aku tak akan pernah berhenti menggenapkan doadoa lirihmu. Kepingan impian dan harapanmu tak akan pernah sia-sia. Bahagiamu sedang menanti untuk mewujud.

Kuselipkan surat singkat ini untuk menemani di ruang kerjamu. Aku ada dalam tiadaku. Kamu pun selalu tahu bahwa aku akan selalu mengganggumu😉 Karena kamu tahu, jika aku diam saja, artinya ada yang tidak beres. Ledekanmu berikutnya yang mencairkan suasana.

Selamat melanjutkan aktivitas untuk hari ini, Kesayangan.

(tulisan ke empatpuluhtiga dari beberapa tulisan)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s