Pemimpin Amanah ~ Salim A. Fillah

1) Di antara kebiasaan para pendahulu yang shalih; mendoakan pemimpin melebihi munajat tuk diri. Sebab kebaikan pemimpin luas dampaknya.

2) Pemimpin menanggung amanah dunia-akhirat amat berat. Jadi Presiden RI misalnya, berarti siap digugat 255 juta insan di pengadilanNya.

3) Mari berharap bahwa dengan doa-doa tulus dari rakyat; berkuranglah penuntut, bertambah pembela, menipislah penggugat, pemaaf berlipat.

4) Dan; mendoakannya boleh jadi menggerakkannya tuk mendoakan kita. Mencintainya dengan doa, mungkin mencekamkan cinta rakyat ke hatinya.

5) Hari ini; ketika banyak yang menasehati dengan aneka cara & tak mempan juga; mungkin dia bukan kekurangan nasehat. Dia kekurangan doa.

6) Dan jika nasehat sudah disampaikan & doapun dipanjatkan lalu pemimpin belum hendak berkebaikan; titipkan pada Allah tuk menasehatinya.

7) “Sebaik-baik pemimpin adalah yang kalian mencintainya & dia mencintai kalian; kalian mendoakannya & dia mendoakan kalian”. Ini indah.

8) Untuk “Saling”, diperlukan “Yang Memulai”; jadilah ia lebih mulia. Maka jika belum saling mendoa & mencinta; mari kita nan memulainya.

9) Selamatkan pemimpin agar tak jadi seburuk-buruk; “Kalian membencinya & dia membenci kalian; kalian melaknatnya & dia melaknat kalian.”

10) Jika belum terkabul kini; doa & cinta ini latihan kita untuk pemimpin selanjutnya. Agar negeri berkah; termula pemimpin adil & taqwa.

11) Hari ini ketika kita miskin pemimpin yang adil & taqwa; mungkin yang kurang bukan sosoknya; tapi doa kita agar Allah menampilkannya.

12) Hari ini ketika pemimpin terasa jauh dari harapan kita semua; mungkin yang kurang adalah doa kita tuk menguatkan hatinya yang rapuh.


Kian mengenal Allah, makin akrab kita dengan kesempurnaanNya. Kian mengenal makhluq, makin tampak bagi kita aib-aibnya. Ujian tuk dijaga.

=============

Semoga bermanfaat 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s