Mencuri Perhatian Cinta Dalam Dhuha

Aku tahu, aku sudah lalai dhuha dalam tiga hari terakhir. Rasanya seperti lupa minum. Ada dehidrasi iman *halah* Aku hanya mengerjakan dhuha enam rakaat. Jujur, aku tidak tahu harus berapa rakaat setiap pagi menjelang dan aku bergegas mengambil wudhu untuk menyetor wajah hinaku ini di hadapan Kekasih.

seberapa patuh

Hari ini aku terlambat mengerjakan dhuha. Rasanya seperti nyaris ditutup gerbang sekolah dan diberikan pelototan tajam dari bapak sekuriti. Aku mengerjakannya dengan tergesa dan mengakibatkan seluruh sendi tubuhku sunggu lelah meski tak habis berlari. Allah, ampuni…

Aku harus selalu ngotot mengerjakan dhuha, karena beberapa waktu terakhir aku memang lalai tahajjud. Aku sedang lemah untuk membuka mata dan menuju sajadah di 1/3 malam terakhir. Dhuha dan tahajjud sebagai pelengkap yang wajib, apalah artinya jika dilakukan tanpa tujuan yang jelas, hanya sekadar menggugurkan perintah semata?

Aku tahu, manfaat tahajjud dan dhuha itu beda. Ini yang kurasa, hangatnya hati di malam hari dan bergetarnya jiwa di pagi hari sungguh berbeda. Namun satu hal yang pasti, aku hanya sedang berjuang mendapatkan cinta-Nya dengan imanku yang nyaris tiada ini. Aku masih belajar untuk patuh pada-Nya. Dosaku menggunung tinggi dalam rahmat-Nya yang melaut luas…

Aku hanya ingin, Allah mendengar langsung segala doaku meski mungkin rasanya mustahil untuk diijabah segera. Aku tak tahu, apakah Allah hadir turun ke dekatku ketika kening kotor ini sujud di bumi-Nya? Aku hanya tahu, Dia hadir di 1/3 malam terakhir. Aku yang lemah, justru tak mampu memaksakan diri untuk mengemis perhatian-Nya di hening malam.

Aku hanya ingin Allah tahu bahwa aku sedang belajar mencintai-Nya…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s