Sebentuk Hati Penyendiri

Ada satu hati yang tak suka keramaian. Keheningan dapat ditemuinya meski di tengah riuh. Damainya didapat dari hal klasik yang tak biasa. Anti mainstream, begitu. Dia tak peduli. “Aku aneh ya?” Aku menanggapinya dengan senyum. Iya, dia memang aneh. Perpaduan koleris plegmatis sesungguhnya sangat bertolak belakang denganku yang sanguin melankolis. Musik yang disukainya bukan aliran kesukaan orang banyak. Film yang dipilihnya pun terkadang tak biasa. Dia unik.

Nekat? Khas dia banget. Cuek? Ya, begitulah dia. Setia? He is the one. Baik? Terlalu baik. Dan dia sarkas. Dan dia sensitif. Dan dia rapuh. Dan dia tegar. Dan dia bertahan. A tough yet lovely man🙂

Terlalu banyak keajaiban yang terikat dalam seutas benang merah tak kasat mata. Aku menggantungnya di langit cinta Allah dan dirinya sedang menyempurnakan ikatannya untuk dibentangkan pada saatnya nanti, ketika semua mewujud sempurna dalam titah-Nya.

(tulisan keduapuluhsatu dari beberapa tulisan)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s