Menunggu Jawaban Dari Surga

Seandainya bisa merengkuhmu ke dalam dadaku, tak akan kubiarkan kamu merasa sakit sendirian. Biar terurai segala penat dan lelahmu, melebur luluh dan terbasuh perih di jiwa.

Mengapa Tuhan tak kunjung memberi jawaban yang kita inginkan? Bukan, bukan karena Dia tak peduli. Justru, Dia terlalu sayang kepada kita. Ibaratnya mungkin dalam perbandingan dua cerita ini:

Seseorang yang jarang shalat, tak pernah sedekah, selalu menghardik anak yatim, penghambur uang, pelit luar biasa, dan mulutnya selalu membicarakan aib orang lain. Tetapi dia kaya raya. Sepertinya, setiap dia inginkan sesuatu, pasti dikabulkan Tuhan.

Di lain pihak, ada yang tak pernah lepas shalat sunnah setelah wajibnya, rajin bersedekah, merawat anak yatim, dan mulutnya selalu berdzikir. Dia hidup pas-pasan. Doa-doanya seperti tak pernah didengar Allah. Permintaanya tak kunjung diijabah Tuhan.

Mengapa?

Si pelit selalu diberi oleh Tuhan, bisa jadi karena Tuhan enggan melihat padanya. Dia tak suka dengan hamba-Nya yang tak pernah mendekat sesuai yang diperintahkan-Nya. Segeralah dikabulkan segala pintanya karena Tuhan tak suka padanya.

Si shalih sulit sekali mendapatkan apa yang dibutuhkannya. Tak pernah segera seperti yang dialami si pelit. Ini karena Tuhan senang sekali mendengar doanya. Dia ingin lebih lama menikmati doa yang dipanjatkan si shalih siang dan malam. Betapa Tuhan sangat mencintainya. Tentu saja, Dia tak akan memberikan ujian melebihi batas kemampuan si shalih. Maka, ketika dirasa cukup, Tuhan akan mengabulkan.

Tentu kita tahu, bahwa Tuhan mengabulkan permintaan kita dengan 3 cara: langsung dikabulkan, ditangguhkan waktunya, atau diganti dengan yang lebih baik. Benar kan, ya?😉

Kita hanya diminta berdoa. Tuhan tak pernah meminta kita untuk mencari solusi, karena ujian atau masalah diberikan-Nya sudah sepaket dengan solusi atau jawabannya.😉 Jadi, dekatkan dirimu kepada-Nya. Lebih dekat dan terus mendekat. Rasakan nikmatnya berada dalam siraman cinta-Nya.

Itulah yang sedang dan akan terus dilakukan. Menunggu jawaban dari-Nya untuk sebuah perjanjian berat yang sudah disiapkan dalam skenario-Nya. Waktunya sudah ada. Untuk menuju saat yang telah ditetapkannya, kami hanya perlu bersabar dan terus berdoa.

Untuk mengincar Jannah-Nya, berdoa itu perlu. Sampai ke ujung usia.

Dan doaku selalu melangit untukmu.

(tulisan ketiga belas dari beberapa tulisan)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s