Look At Me, Dearest

Aku bawel. Banget. Bahkan untuk hal-hal yang terkadang hoax, aku bisa dengan latahnya ikut menyebar berita cupu dan lebay itu. Ah, langsung dapat teguran dari adikku. “Sampai kapan mau dengan mudah percaya berita bohong?” Alamak! Tetapi kebawelan yang lain, mungkin urusan bisnis dan pekerjaan. Saat ini, berita politik sangat menggelitik untuk dibuat ramai 😛

Saking gak bisa menahan diri untuk berhenti mengoceh, sampai diprotes S via BBM. “Status kamu yang mana lagi? Kamu tuh kalau bikin status sehari bisa ratusan.” (Waktu aku dengan kalemnya minta dia melihat salah satu statusku) Yah, salah deh 😦

Sometimes, aku bisa kok menahan diri untuk gak update status terlalu sering begitu. Sehari sekali aja, misalnya. Itu juga hanya status yang berkaitan dengan kerjaan tok.

Iya, aku memang caper. Tujuanku bawel terkadang karena aku ingin mengalihkan perhatiannya padaku. Tentu saja, selalu khas dirinya yang merasa tak harus semua statusku diberi komentar. Yang jelas, dia memang membaca semuanya. Terkadang, aku yang lupa pernah menulis status apa, dia yang kasih screen shot. “Inget?” Hihihi 😀 tutup muka

Ketika matanya hanya tertuju padaku. Ketika hatinya hanya dipenuhi oleh rindu padaku. Ketika separuh jiwanya adalah aku.

Saat itulah aku berhenti untuk mencari perhatian di muka umum. Aku akan mencari perhatiannya dengan mengajaknya semakin dekat kepada Sang Maha Cinta.

(tulisan ke sebelas dari beberapa tulisan)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s