Tuhan Menjagamu Untukku

Sangat percaya tak ada yang kebetulan di dunia ini.

Mengapa skenario-Nya sangat rapi dan penuh kejutan di setiap halamannya?

Dari hari pertama kita berkenalan, setiap waktunya terasa sangat diatur oleh-Nya. Bahkan, aku tak sanggup untuk mengubah meski satu aksara hingga akhirnya aku mengerti, Tuhan menjagamu utuh. Pun, menguji ketabahanku yang mudah terkoyak.

Ketika keteguhanku disenggol dan aku goyah, Tuhan menyentil hingga sesak dadaku tak percaya. Beginikah caranya Tuhan mengajakku becanda. Dia yang mengirimkan ujian itu, Dia pula yang menertawaiku sangat keras. Aku terpana. Aku bahkan tak bisa menangis. Hanya bisa terpaku dan terpana. Mengapa bisa aku seceroboh itu?

Kumohonkan ampunan-Nya dengan serak dan jengkal napas tersengal. Aku tak akan mengulanginya lagi. Aku sudah berjanji padamu dan Dia. Kusebut nama-Nya dan namamu bergantian. Lirih. Perih.

Segeralah pulang. Dekap erat rindu yang tak sempurna ini. Tuhan pun tahu hanya kamu yang bisa menjawab semua doadoa berserakan di halaman hatiku. Pecahan kepingannya yang pernah kulupa ternyata kaugenggam erat. Aku ingin mendekat padamu. Menyusunnya menjadi utuh.

Karena perempuan yang kaubutuhkan itu aku.

Untuk S.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s