Aku Menjaga Pandangan Hanya Padamu. Hanya Untukmu.

Belum pernah aku melakukannya. Lima tahun dalam kesendirian. Berteman bayang masa lalu yang menjeratku. Tak ada yang bisa membuatku membuang segala luka meski berjuta bujuk rayu datang. Bertubi.

Bukan hanya sekali, godaan memaksaku menghancurkan dinding penyekat. Luka itu masih terlalu perih dan selalu terasa basah. Kemudian, luka baru datang menambah beban. Beribu janji nirwana sudah cukup membuatku menghentikan langkah. Aku akan menutup semuanya. Selamanya.

… Sampai kamu datang dan mengajakku tertawa. Entah mengapa, aku langsung bisa percaya padamu. Kamu orang baik.

Tangan yang selama ini tertangkup dalam gigil rasa takut, perlahan terbuka dengan ragu. Takut melukai. Aku mendekat. Menawarkan sepotong hati. Menatapmu lekat. Menegaskan rasa. Aku hanya akan melihat kepadamu. Selalu. Selamanya.

#Jejakubikel #111Kata #Drama

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.