Aku Mau Menerima Segala Tentangmu

“Masa laluku buruk.” Dia memulai percakapan tengah malamnya denganku di WhatsApp.

“Semua orang punya sisi gelap.” Aku menjawab sambil tersenyum. Tentu saja, dia tak melihatnya.

“Kamu belum tidur? Butuh ditemani?” Dia memberi emoticon nyengir.

“Belum. Sedang membereskan sedikit sentuhan akhir pada kue natal pesanan sahabatku.”

“Tidur deh. Nanti nggak bisa bangun subuh, lho.” Dia memberiku pelukan dan ciuman virtual.

“Kamu juga jangan begadang terus. Jaga kesehatan. Kamu lagi minum apa?”

“Cuman vodka. Adanya ini.” Dia tertawa dengan lima emoticon ROTFL.

“Ingat, usiamu tak lagi muda.” Aku sedih.

“Nggak usah sok ngelarang deh.” Meski tanpa emoticon, aku tahu dia marah.

“Aku peduli.” Aku membela diri. Kesalahan besar.

Sejak itu, aku kehilangan dirinya.

#Jejakubikel #111Kata #Drama

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s