To Beer Or Not To Beer

BEER, anyone? Hehehehe….

Tergoda untuk menulis lagi, meski sebenarnya enggan. #tsaaaaaahhh

Urusan ngebir memang mengundang kontroversi, bahkan di kalangan umat Islamnya sendiri. Tetapi bila mau teguh pendirian, boleh cek Quran dan kitab hadist masing-masing🙂 Kalau malas bukanya (padahal tinggal googling😀 ), kutulis di sini beberapa:

Allah SWT berfirman, “Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan. Sesungguhnya syaitan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu lantaran (meminum) khamar dan berjudi itu, dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan sembahyang; maka berhentilah kamu (dari mengerjakan pekerjaan itu),” (QS. Al-Maadiah: 90-91).

Dia juga berfirman : “Mereka bertanya kepadamu tentang khamar dan judi. Katakanlah: “Pada keduanya terdapat dosa yang besar dan beberapa manfaat bagi manusia, tetapi dosa keduanya lebih besar dari manfaatnya”. Dan mereka bertanya kepadamu apa yang mereka nafkahkan. Katakanlah: ” yang lebih dari keperluan.” Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu supaya kamu berfikir.” (QS Al Baqarah 219)

Diriwayatkan dari Jabir bin Abdullah r.a, bahwasanya seorang lelaki datang dari Jaisyan (negeri Yaman) lalu ia bertanya kepada Nabi saw. tentang hukum minuman dari jagung yang sering mereka minum di negeri mereka. Minuman itu disebut mirz. Lalu Nabi saw. bertanya, “Apakah minuman itu memabukkan?” Lelaki itu menjawab, “Benar.” Lalu Rasulullah saw. bersabda, “Setiap yang memabukkan itu haram hukumnya dan sesungguhnya Allah SWT telah berjanji bahwa orang yang minum minuman memabukkan akan diberi minuman thinah al-khahal.” Para sahabat bertanya, “Ya Rasulullah, apa yang dimaksud dengan thinah al-khahal?” Beliau menjawab, “Keringat penghuni neraka atau air kotoran penghuni neraka,” (HR Muslim).

Diriwayatkan dari Abdullah bin Amr r.a, ia berkata, Rasulullah saw. bersabda, “Khamr itu induk segala kotoran, barangsiapa yang meminumnya Allah tidak akan menerima shalatnya selama empat puluh hari dan apabila ia meninggal sementara di dalam perutnya terdapat khamr berarti ia mati jahiliyyah.” (dalam kitab ash-Shahihah).

اِلَيْهِ وَ سَاقِيَهَا وَ بَائِعَهَا وَ آكِلَ ثَمَنِهَا وَ اْلمُشْتَرِيَ لَهَا وَ اْلمُشْتَرَاةَ لَهُ. الترمذى و ابن ماجه فى نيل الاوطار 5: 174

Dari Anas ia berkata, “Rasulullah SAW melaknat tentang khamr sepuluh golongan : 1. yang memerasnya, 2. pemiliknya (produsennya), 3. yang meminumnya, 4. yang membawanya (pengedar), 5. yang minta diantarinya, 6. yang menuangkannya, 7. yang menjualnya, 8. yang makan harganya, 9. yang membelinya, 10. yang minta dibelikannya”. [HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah – dalam Nailul Authar juz 5 hal. 174]

Nah, jadi paham ya? Dan maksud postingan ini sebenarnya mau iseng mengomentari thread di grup HITS 8090 seputar kopdar yang diadakan di BEER BROTHER KEMANG sih😛

kopdar jakarta1
sampai pukul 10.16 PM, komen sudah 244 and still counting😀

Itu hak sekaligus kewajiban bagi umat Islam yang mengerti. Tetapi memang harus sabar, karena tidak semua saudara seiman itu paham. Menjelaskannya gak bisa dengan bahasa tinggi.

Sebenarnya pula, si penggagas kopdar sekaligus founder grup, Nicko Krisna, sudah menjelaskannya sejak awal ide kopdar itu meluncur tanggal 9 September. Dijelaskan kembali hari ini.

kopdar jakarta2

Wajar banyak yang tak tahu dan bereaksi macam-macam. Jadi gini lho:

Pertama, Nicko sudah memberitahukan acaranya dari isi grup baru 3000 orang. Jadi wajar sekali jika anggota baru banyak yang belum tahu, belum paham, dan terkaget-kaget. Di mana lokasinya, boleh begini begitu gak, apakah ada minuman lain selain bir? Kalian tuh hidup di zamannya mbah Google berkuasa. Tinggal cari di laman terasnya kan bisa? Menu apa saja yang tersedia di sana? Aku sempat baca ada thread yang tanya soal menu susu😀

Kedua, kenapa harus di BB Kemang? Karena gratis! Karena ada yang menyediakan tempat. Karena lokasinya lumayan strategis. Karena Nicko berpikir tentang penentuan venue di saat pasukan grup baru 3000 orang lho, belum 100ribu!

Ketiga, grup HITS 8090 adalah wadah yang mempertemukan sesiapa pelaku kenangan di tahun 1980-1999. Tentu saja multi etnis, multi ras, multi kepercayaan, multi pendapat. Anak kembar aja beda pikirannya, lah ini 100ribu orang ya bayangkan saja lah. Itu bisa jadi isi satu kecamatan ya? Wajar, sangat wajar akan ada berbedaan dan gesekan yang sensitif. (plis jangan ngeres! timpuk pakek bakiak)

Jadi, permasalahan venue di BB Kemang dianggap mewakili aneka macam anggota grup. Meski, untuk umat Islam, tentunya sangat diharapkan bisa bijak menyikapi hal ini🙂 Next time, aku yakin, Nicko akan mempertimbangkan venue yang lebih netral. Masalah nanti ada HTM ya bagi yang ingin datang tentunya tak masalah.

Aku pribadi, jujur nih, merasa ditegur Allah dengan dibatalkannya perjalanan ke kopdar Jakarta karena alasan tempat. Bukan alasan yang lain. Mungkin jika diadakan di Ancol atau di Balai Sarbini atau di JCC misalnya, izin dari Allah akan mudah kudapatkan. Even aku harus bayar untuk masuk ke venue kopdar.

Tentu saja, Nicko dan para admin tak bisa mengiyakan hanya dari sekelompok orang untuk sebuah ide thread atau event. Makanya, bagi yang merasa terusik, sebaiknya diam dan tak usah protes terlalu keras. Ungkapkan saja alasannya dengan cara yang ma’ruf. Pasti, pasti akan ada yang menyerang (digencet, kalau kata anak 80an). Tetapi, berhubung tidak semua orang paham dengan apa yang akan dan sedang disampaikan, maka bertahanlah🙂

Because the group can’t please everybody, for sure.🙂

2 thoughts on “To Beer Or Not To Beer”

  1. yup, mending ga datang. memang masih ada menu lain, tapi apa ada jaminan bahwa gelas untuk minum minuman selain bir bukan merupakan gelas yang pernah dituangi bir atau khamr jenis lain? begitu juga piringnya..

    kadang perlu penjelasan yang panjang lebar untuk orang-orang yang tidak mengerti syariat Islam, bahkan kepada orang Islam sendiri.

    Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s