Berpelangi dan Bercahaya Terang Meski Hujan Badai

Indah bukan? Semua tentang aku dan teman-teman senasib sepenanggungan. *apasih* Di bawah ini, para crossline dalam bisnis yang sedang kubangun dari mimpi-mimpi krucil. Tak ada yang lebih menyenangkan daripada saling memberi semangat dan doa. Kelak, aku yakin, kami semua akan berada di level yang diimpikan sejak awal bergabung. Bi’idznillah!

problems

Pertama tentang Yolla.

Dia, pertama kukenal tahun 2007 sebagai seorang blogger yang tinggal di Taiwan. Tahun 2011, ternyata dia sudah menjadi seorang konsultan Oriflame. Perjuangannya untuk mencapai levelnya saat ini luar biasa. Top banget. Sabarnya bikin gemes. But she did it. Dan ketika aku tahu hal itu, aku yang nangis haru. Ikutan bahagia.🙂

Kedua, aku akan menyebut Gita.

Aku mengenalnya di akhir 2013 dalam ruang kelas di Oriflame Bandung. Atraktif banget. Plus bawel. Plus kocak. Plus nyenengin. Pertama melihatnya, aku terkaget-kaget. Penuh semangat banget ibu yang satu ini. Ketika aku tahu dia punya usaha kue dan mengenal kedua anaknya, makin salut dengannya. Mendapat hadiah milad darinya itu sesuatu banget! ♥ Kejutan yang menyenangkan. Sampai aku merasa sayang untuk memakainya😀

Ketiga, tak lupa Nunny.

Mengenal ambu yang satu ini, perawakan mungil dengan gayanya yang sok asik selalu menjadi keasyikan tersendiri. Sekelas dengan Gita, pun menjadi satu kelompok, membuatnya juga tampil spesial dan mudah dikenali. Kami yang mengenalnya, biasa untuk mengingatkannya agar tidak lupa, “Bawa cikruh ya, Ambu! Kita botram di kantor!” Hehehehe😆

Keempat, aku mengingat Herty.

Crossline yang satu ini dikenal dengan outfit yang dikenakannya juga makeup andalannya. Ada nuansa hijau!😉 Aku suka celotehnya yang penuh semangat itu. Selalu mengingatkan untuk ikutan offline training di kantor. “Jangan lupa ya, Di. Syaratnya tupolah, biasa.” Energi positifnya menular terus nih!

Kelima, teman lamaku Windianingrum.

Kalau sudah ngirim inbox di FB, pasti mau menggosip tentang bisnis. Ketar-ketirnya asyik banget kan yah? Muehehehehe… Someday, we will on the same higher level than now, sista!😉 Inshaa Allah🙂 Fight!

Keenam, si cuek rusuh Risa.

Temanku di sebuah komunitas sosial ini ternyata konsultan Oriflame juga. Kaget karena baru tahu. Sebel karena gak ngajak aku. Haghaghaghag😆 Dia tahu bagaimana struggle-nya aku dalam perjalananku ini. Doamu, menjadi salah satu sumber semangatku, mak!

Ketujuh, si mungil nan rempong Fira.

Pertama melihatnya di kantor, pembawaannya kalem dan gak banyak bicara. Etapi ternyata bawel juga😛 Siapa yang menyangka sudah punya anak? Kirain mahasiswi. *jangan geer dah, lu!* Ternyata kami punya benang merah yang tersambung dengan baik. Seperti déjà vu. Ngerumpi dengannya selalu nyambung. Terima kasih bersedia menampung sampahku yang busuk itu yah? Maklum, mengendap terlalu lama, tak berani membuangnya sembarangan. *melipir sebelum ditimpuk tiang BTS*

Thank you all, from the deepest of my heart. Won’t forget it at all. Love you!

6 thoughts on “Berpelangi dan Bercahaya Terang Meski Hujan Badai”

    1. bener, Mas Iwan.
      saya paling suka deketin orang yang aura positifnya memancar kuat. tanya apa rahasia semangatnya dan mencoba menyesuaikan dengan keadaan dan kondisi diri sendiri.
      itu yang bikin saya tetap waras. hehehe🙂

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s