Hijrah (Lagi) Agar Menjadi Lebih Baik

Sekitar setengah jam sebelum aku menulis postingan ini, sesuatu (atau beberapa hal?) mengganggu pikiran. Teringat ucapan sahabatku, “An, kamu harus hijrah. Jika di tempat tinggalmu sekarang merasa tak bisa berubah, tak ada kemajuan, dan membuatmu membuang waktu lebih banyak, hijrahlah. Pindah ke tempat yang lebih nyaman untukmu dan anak-anak. Bukan masalah percaya mistis atau apalah, daripada kamu stuck dengan keadaan seperti ini, it’s only wasting your time. You fool.” Aku nyengir.

 

 

a way

Kemudian aku ngobrol dengan downline yang sekaligus tandemku tentang jaringannya yang membutuhkan suntikan racun semangat dosis tinggi😀 Tentang kegalauan kami berdua. Tentang hal-hal printilan yang lumayan menguras emosi. Kalau sekadar mengangkat sepuluh galon bolak-balik sih masih kuat. Tapi mikir dua ratusan anggota jaringan yang bikin agak mencelos itu gimanaaaaa yah😦 Mereka amanah dari Allah. Mudah bagiku untuk mengabaikan mereka. Sangat mudah. Tapi apa yang harus kupertanggungjawabkan kelak di akhirat? Aku sudah memberi apa pada mereka? Ilmu? Semangat? Motivasi? Obrolan ringan? Tip dan trik? Apa?

Ada satu hal yang kupikirkan sejak tahun lalu. Tentang rumah Cibiru. Tentang pekerjaanku. Tentang anak-anak. Tentang cita-citaku. Tentang… Yah, semua. Mengapa tak jua terwujud? Ada apa? Karena ada “sesuatu” di rumah ini. (ya ya ya, aku berulang kali menulis tentang ini kan? bosen, no? #eh😀 )

~ Biar punya kemampuan kalo ga punya lingkungan yang memberi kesempatan dan mendukung itu tidak ada apa2nya ~ QoTD by @SumartiSaelan

Begitulah! Lingkunganku sekarang justru membuatku semakin malas dan gelisah. Sepinya bukan sepi yang tepat untuk beraktivitas. Rumahku saat ini memiliki lingkungan yang lebih cocok untuk beristirahat, pasangan lansia, atau yang benar-benar ingin menyepi.

Ah ya satu hal! Aku memilih rumah ini karena dulu aku memang ingin melarikan diri. Ya, ingin lepas dari himpitan rasa di kala itu. Menenangkan diri di sudut Cibiru ini (saat itu) memang tepat. Kini, aku jauh lebih tenang dan waras😆 Mari, kita beranjak dari sini dan bergerak perlahan menuju perubahan selanjutnya. Yes?😉

Mungkin karena memang aku lebih cocok di suasana ingar bingar, semangatku lebih bisa terpacu dan adrenalin meledak-ledak, ada di Cibiru membuatku amblas. Nyaris seperti tak ada kehidupan. Dataaaaarrrrr… Boro-boro cetar membahana😛 Hihihihi…

Adikku emang paling tahu kebutuhan kakaknya *tsaaaaahhhhh* Seperti ketika hari-hari pertama di Cibiru, dia sudah langsung bilang, “Pokoknya di sini dua tahun aja ya, Teh. Trus langsung cari rumah baru. Sepi amat di sini.” Hiahahahaha… Tau aja diaaaaahh!!😛 Apalagi, dia pernah protes waktu aku mau punya rumah di Manggahang. “Gak salah? Gak kurang jauh?” Bleh!

Semesta, dukunglah aku… Katakan pada Sang Maha Cinta, izinkan aku melangkah dari rumah ini, mendatangi tempat baru yang lebih kondusif, produktif, dan atraktif *apalah*

Hijrah, An! Move on! Kamu tahu bahwa kamu gak pernah betah di satu tempat untuk waktu yang lama. Go go go go!

4 thoughts on “Hijrah (Lagi) Agar Menjadi Lebih Baik”

  1. Rupanya sudah pada kesimpulan harus pindah dari rumah cibiru ya, Mbak…
    Mungkin benar ya rumah yg di Cibiru cocoknya untuk rest dan menenangkan diri. Pas saat dulu Mbak membelinya.
    Tapi sekarang sudah tidak pas lagi dgn suasana hati Mbak yang perlu tempat yang memotivasi yang, apa itu, cetar membahana…

    Semoga segera bertemu jodoh rumah yang pas dan jodoh yang akan membeli rumah cibiru…

    Salam,

    Suka

    1. hehehe iya bener pakde. waktu pindah dulu aku emmang butuh suasana menenangkan diri. sekarang malah lebih condong ke males karena terlalu tenang🙂

      aaaamiinnn nuhun pakde🙂

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s