Unrooting Your Android Smartphone

Nah kan? Aku malah bikin postingan kebalikan dari tutorial yang kubuat tanggal 25 Januari 2013 lalu😀 Sudah baca tentang Rooting Android (Samsung Galaxy Young CDMA)?

Oke, karena ternyata gak nyaman menggunakan hasil rooting pada ponselku, aku memutuskan untuk kembali (ternyata termasuk susah move on juga nih ya😆 ), makanya aku memutuskan untuk unroot dan kembali menggandeng hasil pabrikan saja.

——————–

Sebelum unroot dimulai, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:
  1.     Proses unroot menyebabkan hak akses administratif menjadi lebih terbatas, Anda tidak dapat lagi atau bisa juga akan mengalami keterbatasan yang lebih untuk melakukan administrasi sistem, seperti menghapus, menyalin, bahkan melakukan backup sistem.
  2.     Tidak dijamin jika Android Anda sudah di-unroot dan dikembalikan ke pengaturan pabrik akan kembali garansinya. Karena mungkin saja pada saat ponsel di-root, pengguna secara tidak sengaja menghapus atau mengubah konfigurasi dari sistem tanpa membackupnya terlebih dahulu, sehingga menyebabkan bukti garansi (berupa file konfirgurasi atau aplikasi) hilang.
  3.     Proses pernah dicoba penulis pada Android Nexian NX-A891 dan sukses, untuk smartphone lain, Saya rasa prosesnya mirip dan mungkin aman dilakukan pada smartphone lain.
  4.     Kerusakan pada smartphone Anda karena mengikuti proses ini tidak ditanggung oleh penulis :p, maka dari itu berhati-hatilah dan baca secara cermat petunjuk yan ada!
Ada beberapa metode yang bisa dilakukan untuk melakukan unroot, yang akan Saya lakukan di sini adalah:Dengan menggunakan Super One Click (mudah, cepat, sederhana, cocok jika Anda mempunyai kabel USB dan bisa melakukan perintah terminal melalui Windows). Selain itu metode ini juga bisa menghapus busybox yang ikut diinstall pada saat proses root menggunakan Super One Click.
Dengan metode penghapusan manual(tergolong ribet . Tapi cocok jika Anda tidak bisa melakukan perintah terminal / tidak mempunyai driver untuk windows-nya😀 ).

I.A. Untuk metode pertama (dengan menggunakan Super One Click), berikut yang perlu dipersiapkan:

  •     Kabel USB.
  •     Driver smartphone Anda yang sudah terpasang / diinstall.
  •     Program Super One Click, bisa di download di: Super One Click Official Page
  •     Image (ROM) Android ketika belum dilakukan manipulasi file / aplikasi (Backup Image sistem ketika masih fresh / belum diubah apa-apanya terkecuali di-root) – opsional
I.B. Proses untuk metode pertama adalah sebagai berikut:1. Lakukan flashing dengan fastboot (hal ini opsional dan jangan dilakukan jika Anda tidak mempunyai image backup, untuk cara flashing, sementara dapat merujuk ke tutorial berikut: tutorial flashing Android. Mungkin Saya akan berikan tutorial backup+flashing Android lain waktu :p).

2. Jalankan program Super One Click Anda dan pastikan Android terhubung dengan komputer.

3. Klik tombol unroot pada Aplikasi Super One Click, tunggu sampai proses selesai.
super_one_click

4. Jika log (bagian kanan aplikasi, berisikan text logging) berisi OK (semua atau sebagian besar), selamat ponsel Anda sudah unroot!.

Namun, jika Anda ternyata tidak mempunyai Kabel USB Android atau tidak mempunyai driver yang terinstall di komputer Anda, metode kedua dapat dilakukan:

II.A Persiapan yang diperlukan untuk melakukan unroot dengan metode kedua:

  •     Smartphone Android (yang rooted).
  •     Aplikasi: Root Explorer, alternatifnya menggunakan ES File Explorer
  •     Aplikasi: Super User.
II.B Proses untuk melakukan unroot dengan metode kedua:
  •     Lakukan flashing dengan fastboot (hal ini opsional dan jangan dilakukan jika Anda tidak mempunyai image backup, untuk cara flashing, sementara dapat merujuk ke tutorial berikut: tutorial flashing Android. Mungkin Saya akan berikan tutorial backup+flashing Android lain waktu :p).
  •     Buka file manager (bisa root explorer atau ES File Explorer) plus aktifkan previleged root dan perbolehkan aplikasi untuk mount sistem (read, write), sehingga dapat menghapus dan menulis data pada sistem. Hapus (delete) file Super User.apk yang berada di /system/app.
  •     Download dan install Super User.apk (sehingga terinstall di SD Card, bukan di /system/app).
  •     Buka file manager lagi, pergi ke /system/bin, (pastikan mount sistem read write aktif), pilih su dan busybox secara bersamaan (multiple select). Lalu hapus kedua berkas tersebut.
  •     Hapus/Uninstall Super User.apk.
  •     Restart ponsel Anda, voila! Android Anda unrooted!!
Begitulah kurang lebih cara unroot Android yang pernah Saya lakukan. Untuk mengembalikan pengaturan ponsel Anda ke pengaturan pabrik, caranya cukup mudah, tinggal pergi ke pengaturan -> privasi -> Reset data pabrik. Kegunaan dari proses ini adalah untuk memperbaiki error seperti ponsel tidak bisa menerima panggilan masuk (selalu sibuk jika ditelpon / di luar jangkauan) dan mengembalikan segala konfigurasi sistem ke konfigurasi awal. Yang perlu dicatat adalah proses ini akan menghapus semua aplikasi yang akan terinstall (dan bisa juga) data sms,  nomor telepon, akun google, file di kartu SD, seperti musik atau foto.  Jadi,  lakukan dengan cermat dan baca petunjuk reset data pabrik secara hati-hati sesuai yang pada peringatan yang tertera.
———————————–
Aku mengambil petunjuk di atas dari SINI nih. Kamu juga bisa tengok🙂
Untuk proses flashing, aku sempat lupa, trus cek ke tutorial di SINI (in English) dan itu adalah postingan terbaru di bulan Januari kemaren. Idih, aku kok gak tau yah?
Eh sebelumnya, pastikan sudah back up semua data dari media card ya! Cek caranya di SINI yuk!
Ada artikel lain yang mungkin berguna buatmu tentang How To Perform And Restore A NANDROID Backup🙂
Semoga bermanfaat ya!🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s