Kehampaan yang Semakin Nyata

Sehabis membongkar lemari ( dan itu pun baru satu pintu ), menemukan banyak sekali kertas dan “remah” lainnya yang sudah tak dibutuhkan lagi. Aku mengingat kembali sebuah buku berjudul “REPACKING YOUR BAGS”. Buku yang kubaca pertama kali sekitar tahun 2003.

Repacking-your-bags

Pernah mengingat percakapan ringan ringan berat dengan adikku tentang bagaimana dengan barang /perabotan peninggalan orangtua? Dijual? Dihibahkan? Dibawa lagi ke rumah yang lama? Aku dan adikku adalah dua pribadi yang sangat bertolak belakang. Adikku introvert sementara aku extrovert. Adikku tipe straight to the point, aku kadang masih suka muter dulu nyari kata yang bagusan dikit😛 Adikku tipe yang sayang-ah-kenangan-mama-jangan-diapaapain sementara aku tipe yang disayangnya-sebentar-trus-buang:mrgreen:

Oke, mengenai barang peninggalan Mama, akhirnya diputuskan untuk dipilah dan dipilih mana yang dijual, dihibahkan, dibuang, dan dibawa ke rumah baru. Selalu tak semua dibawa ya kalau pindah rumah? Begitulah. Semakin ringan bawaan. Mungkin. Tetapi bagiku ternyata masih ada beban yang ikut terbawa.

Ada beberapa kenangan yang harusnya segera kukuburkan, tetapi ada saja hal yang membuatku terpaksa membawanya ke manapun aku pergi. Beban “tas kehidupanku” masih terasa berat. Aku sudah tak sanggup membawa beban ini, tetapi semakin aku merengek pada Tuhan, semakin Dia membuatku tak berdaya untuk bertahan.

Belum waktunya.

Suatu saat nanti, aku akan tiba pada terminal terakhirku. Meletakkan semua barang yang selalu turut serta selama hidupku. Mungkin melelangnya atau menghibahkannya. Kemudian, aku akan memulai sesuatu yang baru. Lebih menarik dan tak membuat pundakku sakit.

Nanti. Saat segala yang kosong itu akan mulai terisi… Percaya banget.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s