Ketika Tuhan Menyuruhku Menghapus Jejak Kenangan

Itu yang terjadi hari ini.

Pertama, kapasitas penyimpanan data di ponsel sok pintarku ini seperti penuh gak jelas, meski kenyataannya masih ada ruang kosong sekitar 80MB. Cepat panas dan selalu restart sendiri. Mencari di internet, ternyata banyak yang mengalami hal sama.

Kemudian, sejak seminggu ini, pengiriman gambar melalui BBM selalu bermasalah. Tetapi bila upload atau download ke dan dari media sosial, selalu sukses. Akhirnya aku mencari bantuan solusi ke forum komunitas BlackBerry di internet.

Ada penyesalan pertama. Link untuk mengunduh OS terbaru kupilih dan dengan santainya menghabiskan 262MB data yang baru kubeli. Nikmat rasanya gondok ketika mengetahui itu adalah Desktop Manager persis sama dengan yang aku punya! Tapi admin forum mengatakan itu hal yang berbeda dengan OS. Link OS adalah http://tiny.cc/OSBB sementara Desktop Manager adalah yang http://blackberry.com/desktop . Tuhan, apa bedanya ya?

Untuk masalah kapasitas gudang penyimpanan data internal, aku disarankan untuk shrinking (seperti rooting pada Android, tapi ada yang bilang beda juga). Tentu saja dengan melakukan back up terlebih dahulu. Dan seperti sudah menjadi kebiasaan menyebalkan dan salah satu kelemahan terburukku, ceroboh itu sepertinya kudu gitu ya? *gigit paralon* Aku mengabaikan opsi penyimpanan foto di dropbox. Disamping rusuh dengan teriakan krucil, aku asal main pencat pencet tanpa mikir lagi.  Main seenak jidat formatting media card dong… BLAAAAAAASSSSSS….. HILANG!!!

Setelah itu, aku merasa seperti nyawaku hilang sebagian. Ada yang hampa. Entah apa dan kenapa. Kenangan terbanyak di media card itu tahun 2013, tentu saja.  Aku menangis tak sampai lima menit, hanya karena kaget. Menyesal? Sedikit. Ratusan … oh nyaris seribuan lebih foto di sana lenyap tanpa bekas. Di ponsel tersisa foto yang tersimpan pada device. Tak lebih dari 15 foto.

Foto krucil, foto ITJ Bandung, foto Oriflame, foto kutipan semangat atau pun romantis, dan foto #MyM. Semuanya lenyap. Termasuk semua lagu-lagu dari Kak Anyaz, Kak Yuki, dan Igna.😦 Euh…. Tersisa hanya foto Sean, Bob, dan John. Kode apakah ini?

Aku pernah meminta pada-Nya agar aku disingkirkan dari kenangan 2013. Tak pernah kuduga begini caranya… Dia maha tahu, aku selalu kesulitan membuang kenangan alias susah move on. Hiahahaha….😆 Maka tangan-Nya menggerakkan jemariku untuk secepatnya menghapus segala yang menahanku untuk selalu berkata, “Sayang ah.”

Sejenak setelah insiden itu, aku bingung. Kemudian… Semuanya terasa hampa. Lenyap sudah apa yang ingin kusisakan dari tahun 2013. Tanpa bisa dicegah. Entah ini berhubungan atau tidak, ada setidaknya benang merah yang mulai terlihat dari bacaanku semalam. Aku harus segera melangkah.

Entah aku akan kembali dipertemukan dengan orang-orang dalam foto yang hilang itu atau tidak, urusan-Nya. Tebersit sedikit harap, agar aku didekatkan kembali dengan beberapa di antara mereka, dipertemukan, dieratkan… Apapun lah. Mungkin ini cara-Nya merevisi hubunganku dengan orang-orang yang fotonya lenyap dari ponselku. For the better future. *halah*

Sebelum kehilangan semua foto, aku dan #MyM sempat tegang dan saling emosi. Setelah foto-foto hilang, aku bingung harus bagaimana. Sedikit hampa setelah semua fotonya tak ada. Padahal kehilangan semua foto dia bukan karena aku sengaja menghapusnya. Aku tak peduli foto yang lain lenyap. Tapi foto krucil, ITJ, Oriflame, dan #MyM hilang itu yang membuat jiwaku melayang setengahnya.

Entahlah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s