Sahabatku Permataku

Dear kalian,

Di sini aku ingin sekali menulis tentang rasa maaf dan terima kasih yang mungkin tak bisa menggantikan apa yang telah kalian berikan padaku. Perhatian dalam bentuk nasihat, omelan, teguran, tawa canda, pelukan, dan doa-doa di setiap sujud dan kala bersimpuh.

Memang, secara materi aku ada di bawah kalian, tetapi kesejatian itulah yang membuat kalian bersinar di mataku. Mau bersahabat denganku. Mau ada untukku setiap kali aku merasa bukan diriku sendiri. Hanya kalian yang mengerti bagaimana aku “bertingkah” seperti seorang drama queen di mata orang lain, yang sebenarnya bukan demikian.

Tentu, kalian juga sering membaca bagaimana kondisiku setiap hari. Emosi yang naik turun hanya dapat dimengerti oleh kalian. Maafkan bila aku menyampah di linimasa kalian. Terkadang, aku harus mengeluarkan energi negatif yang menguasaiku di satu waktu. Bagaimana berjuang sendirian untuk tetap waras dan menyebut asma’ Allah terus-menerus ketika gangguan itu datang, kupaksakan diri untuk menulis.

Tentu (juga) kalian merasakan perbedaan tulisanku di kedua akun twitter itu, kan? *senyum manis minta ditimpuk*😆 Meski itu salah satu caraku untuk mempertahankan akal sehatku, ya emosiku tetap tak seimbang. Aku merasakan, doa-doa kalian yang menenangkan. Hey, many thanks for all of it! *smooches*

  1. Terima kasih ya Mama Moses, untuk semua doa-doamu yang diam-diam🙂
  2. Gak lupa juga untuk Bunda Keffy yang sekarang mulai semakin sibuk jadi ibu pejabat😛
  3. Untuk Dik Bey dengan celoteh logat Suroboyoannya yang mengingatkanku akan kampung halaman.
  4. Segala rinduku untuk Si Setan yang sudah melewati satu dasawarsa.
  5. Salam takzim untuk Pakde Bams atas segala doa-doa, kopi, jazz, indomie, dan Sukabumi.
  6. Matur nuwun sanget buat Mbud yang hobi banget negur dengan nomensyen😀
  7. Si Penggila Oreo Blend yang sedang ada di Batam, doa kita saling terucap tiada terputus.
  8. Si Galau dengan Pria Bawah Pu’un yang harus selalu di pukpuk.
  9. Untuk Si Tukang Lembur atas segala doa bagi krucil.
  10. Bundanya Air yang tak berhenti mengajak gokil bersama😆
  11. Istimewa untuk Pemilik Dyslexys atas perhatian dan candanya.
  12. Sean, untuk omelan, ide, dan gosipnya.

Kalian… Permataku yang tiada dua. Ah, tak lupa menyebut Mbak E dan Danny, dua berlianku yang juga tak pernah berhenti berdoa… Plus karena kalian yang sudah bela-belain datang memberi penguatan padaku di tahun 2011 itu tak akan pernah terlupa…

Allah, lindungilah mereka dengan sebaik-baik perlindungan-Mu… Berkahi sisa hidup mereka…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s