Jatuh Cinta Padamu Tak Butuh Kata

Kepada: Kamu di kota gudeg

Aku hanya ingin mengenang. Saat ini. Sebentar saja.

Surat ini tak akan panjang, meski kisah tentangmu dan kita akan menuju akhirnya ketika kita tiada.

Sudah lama sekali, sejak pertemuan terakhir kita, aku baru menyadari bahwa kehadiranmu lebih dari sekadar teman di hatiku. Ah, mungkin ini terlalu lemah untuk dijadikan sebuah alasan dan pembenaran. Tapi jika ternyata cintaku masih bertahan hingga kini, sementara denyut rindu itu selalu mengejutkanku dan berakhir dengan serbuan para kupukupu di perutku.

Aku masih ingat bagaimana kita bisa saling berkenalan. Mencoba akrab. Kamu yang cerdas, menjadi salah satu nilai yang tak terlalu istimewa. Kamu yang tak malu menunjukkan siapa sebenarnya dirimu, itu poinnya. Pertemuan pertama yang tak mudah. Kakunya kita dan salahnya reaksi pertamaku membuat waktu yang semakin sempit menjadi sumber penyesalan terbesarku.

Aku, masih ingin merasakan sentuhmu yang menguasai. Bagaimana kau menunjukkan bahwa aku hanya milikmu. Bagaimana kau merayuku dengan aneka puisi. Bagaimana kau menjanjikan akan selalu membacakan sajak di tubuhku. Bagaimana… Ya, bagaimana bisa semuanya berakhir menjadi keraguan yang kasat mata?

Kita sebenarnya selalu saling terhubung. Oh, bukan kita. Hati kita. Bagaimana aku menulis dan merasa, itu pula yang kautulis dan rasa. Tak perlu menunggu jeda lama, apa yang kupikirkan, langsung kautulis. Ketika aku menulis, kau memberi tanggapan yang tak pernah terduga. Ciri khas kamu.

Kamu, dengan gayamu yang khas, mencintaiku dengan cara yang membuatku semakin tersiksa. Tak bisa memilikimu sungguh kenyataan berjuta nyeri. Maka satu-satunya cara mengenangmu adalah… Mendoakanmu dalam bentuk paling puisi…

1 Februari 2014, ketika waktu melesat jauh melemparku ke sebuah sudut di Kopitiam Oey Braga.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s