Jangan Pernah Berakhir

Pernahkah aku memohon seperti ini pada-Mu? Pernahkah aku meminta untuk tak membuatku memohon lagi? Iya, pernah. Apa jawab-Mu? Ya, aku pun tahu.

afraid to be loved

Tapi aku lelah. Dan setiap aku memohon untuk berhenti, Engkau menyeretku tanpa peduli air mataku yang menganak sungai. Hingga aku harus memukul lantai, meninju dinding, dan lemas seluruh persendian… Engkau tetap memaksaku untuk tegak berdiri. Meski gemetar dan lunglai, Engkau tak peduli…

afraid to be loved wrong person

Saat ini, aku kembali ke fase itu. Tahap aku ingin berhenti. Bukan karena aku ingin menyerah begitu saja, tetapi aku takut… Semakin lama, aku semakin cepat bisa merasakan bagaimana Engkau akan mengakhiri semua kebahagiaanku. Maka ini yang kulakukan sekarang: membentengi hatiku untuk mencegahnya hancur berkeping. Benarkah demikian? Iya, aku takut. Takut salah (lagi). Takut untuk berharap lagi.

Semua yang memahami masalah kali ini menyuruhku untuk bergerak. Berbicara. Tapi ketakutanku terlampau besar dan nyeri. Aku takut untuk memulai. Karena yang kubayangkan hanya satu: lukanya kembali menganga. Padahal, perlahan aku sudah mendekat dan menyentuh luka itu… Iya, luka yang sengaja ditutup sedemikian rapatnya agar tak usah ada yang tahu jika dia menahan perihnya.

tell them

Rela menderita. Pasrah tersiksa. Dia mengatakan hal itu sambil tertawa sinis. Duhai, betapa dalam kesengsaraan itu ditanggungnya dalam sepi. Dia seolah menantangku, seberapa tangguh aku bisa bersabar menghadapi sakit di hatinya? Seberapa sanggup aku bertahan berkawan dengan ketidakpastian karena ketakutan yang sama.

Dia butuh perempuan yang tak biasa. Dia menantangku. Karena itu, Allah membuatku limbung seperti ini. Seberapa kuat aku bergeming dan berjuang?

Allah…

——————————————–

Catatan kecil 27 Sep: aku menulis ini Januari 2014 entah tentang siapa dan tak menyangka menemukannya di September 2014. Coincidence? I think not.

2 thoughts on “Jangan Pernah Berakhir”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s