Aku yang Selalu Mengejutkan

Hm, rasanya udah bukan rahasia kalau aku selalu hobi menghadirkan kejutan. Apa saja, di mana saja, kapan saja, kepada siapa saja. Ada saja berita yang membuat orang lain kaget. Kadang berakhir dengan ledakan amarah, tangisan pilu, bingung yang  tak berujung, atau bahkan tak peduli. Aku pun semakin bisa mengetahui reaksi sesiapa yang kuberitahu suatu berita. Ke si A bicara soal anak akan beda reaksinya dengan si B. Tapi tetap mereka akan mengatakan sesuatu yang sama pada akhirnya 🙂

Aku selalu penuh sensasi. Si tomboy ini memang suka menabrak aturan dan memancing reaksi banyak pihak.  Contoh sederhana adalah:

1. Pulang sekolah ketika masih TK. Maksud hati sih mengikuti seorang teman yang juga hendak pulang. Dia dengan santainya pulang dengan neneknya, aku kebingungan karena sudah jauh dari sekolah. Sementara Mama sedang bertemu dengan wali kelasku. So, dengan tingkat kepedean super, aku naik angkot sampe rumah… Gak bayar! 😀 Gimana juga mau bayar, lah tas sekolah dipegang Mama. Aku sampai rumah ditanya oleh tante, “Mama mana?” Kalem aku menjawab, “Masih di sekolah.” Tanteku panik. Sejam kemudian Mama pulang dan ‘membantaiku’ habis. Dimarahi dan dipukul pakai rotan. Nikmat. 😛 Boikot uang jajan 2 atau 3 hari kalo gak salah.

2. Kabur bersama delapan orang teman dari sekolah ketika SMU lewat sawah 😆 Itu ngehits banget karena aku satu-satunya perempuan dan berjilbab pula! :mrgreen: Besoknya dijemur di lapangan basket. Sedap! Guru-guru pada heran deh ngeliat kelakuanku yang ajaib.

Sudah ya, dua itu saja. Yang lain cukuplah orang-orang terdekatku yang tahu 😀 Terlalu mencengangkan soale. Aku ini hobi nyerempet bahaya. Padahal sering jantungan alias kaget sendiri 😛 Tapi entahlah, kata mereka, bukan An namanya kalau gak nekat. Euh, iya gitu?

Tapi karena aku selalu mencoba hal-hal yang menurut mereka gak mungkin kulakukan itulah justru aku membuktikan bahwa aku berhasil melangkahi keraguan mereka 🙂 I will survive and always will… Sesulit apa pun yang terjadi di setiap langkahku, insya Allah maju terus meski harus merangkak dan berdarah-darah. Oke, ini lebay. Tapi bener ^_^

Pun sama ketika Abang benar-benar kaget dengan apa yang dia dengar dari mulutku sendiri tentangku. “Ini bukan An yang kukenal.” Nadanya marah. Kecewa? Entah. Bukan karena kelakuanku, tapi karena sesuatu yang lainnya. Dia gak suka. Dia cemburu. Dia merasa… Ya gitu deh! Akunya serba salah ketika menjelaskan padanya.

Dan karena keterkejutannya itu masih menyisakan tanda tanya besar pada dirinya hingga detik aku menulis ini, jadi ya… Dia seperti mengawasiku dengan caranya sendiri. Aaaaaakkkk…. *okay, stop screaming!*

Ya sudahlah, sekian hari ini. Aku mau tidur. *nguap kuda nil*

(jangan percaya, aku masih stalking di twitterland sampai tengah malam)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s