Menghitung Cinta Allah Hingga Tak Sanggup Lagi

Iya, ceritanya aku lagi belagu maksimal. Mencoba memungut remahremah cinta dan berkah yang kudapat dariNya. Hingga hari ini, entah berapa yang terlewat olehku. Iya, aku tak menyadari betapa banyak hal-hal kecil yang luput dari panca inderaku dan menyimpulkan bahwa hidupku sedemikian menyedihkannya. pret Terkadang ada sisi diriku yang berusaha untuk menyakiti diri sendiri. Bipolar disorder.

Tapi, berhubung yang mencintaiku itu terlalu banyak, jadi aku seperti dihujani doa setiap hari oleh mereka. Adikku, para sahabat, dan kedua anakku🙂 Oh yaaaa, itu berkah luar biasa ^_^

Terima kasih yaa Allah atas segala cintaMu yang ternyata memang tak pernah bisa kuhitung satu persatu. Terima kasih selalu ada untukku meski Engkau maha tahu aku terkadang membangkang atau tak peduli karena lemahnya imanku. Terima kasih Engkau tak menjauh dariku. Terima kasih Engkau masih cemburu dengan apa yang kukerjakan tanpa menyebut namaMu. Terima kasih Engkau masih mau agar aku kembali mendekat padaMu…

Terima kasih telah memberiku kesempatan bertemu Ramadan 1434 H…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s