Tentang Cinta Allah yang Tak Pernah Biasa

Godaan dan ujian akan selalu datang silih berganti. Itu pasti. Bagaimana kita menyikapinya, itu juga menentukan bagaimana Allah akan mengatur hidupmu. Oke, ini sotoy kali ya? Tapi aku benar-benar merasakan bahwa dua hal itu akan berujung pada dua hal berikutnya: kenikmatan duniawi atau hukuman duniawi. Udah ah, gak akan bahas ini juga sih. Bukan bagianku.😛

10 hari terakhir itu dimulainya godaan berat untuk qiyamul lail. Do’oh! Semakin sering mengantuk dan malaaaaass untuk sahur. Padahal yang dikejar itu berkahnya, toh? Untunglah si pemalas ini masih bertahan dengan murottal dan tilawah. Iye, tapi kadang godaan untuk tidur lama itu membuatku bersembunyi di balik selimut. Zzzzzzzzz….

Setidaknya, dalam bulan Ramadan ini entah berapa kali Allah menyelamatkanku dari rangkaian ujian. Meski sampai detik aku menulis ini tetap masih berjuang untuk menghadirkan air di rumah dengan rutin. Dan itu adalah dengan cara membeli air isi ulang. Iya, capek. Iya, pegal. Iya, pusing. Tapi Allah sepertinya hendak memaksimalkan ujianNya padaku. Setiap helaan napasku terasa berat karena entah sampai kapan bertahan. Bingung.

Tapi pasti Allah akan berkata, “Kamu masih tetap bernapas, kan? Masih bisa makan? Masih bisa buang hajat? Nah, apa lagi keluhanmu?” Ya kalo gitu sih makjleb. Dan aku hanya bisa meringis. Mensyukuri setiap jeda napas dengan senyum tipis. Iya, masih sangat bersyukur.

Juga, bagaimana Allah menjaga perasaanku selama Ramadan. Allah menahanku dari sesuatu yang sangat kuinginkan dan kubutuhkan. Allah punya rencana. Entah apa. Allah pun menguji. Bukan hanya aku. Iya, seseorang pasti memahami maksud tulisan ini.

One thought on “Tentang Cinta Allah yang Tak Pernah Biasa”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s