Ketika Allah Mencintaiku dengan CaraNya

Ketika sebuah kesusahan, kesedihan, kemalangan, dan ketakutan bersarang dalam hati dan pikiranku, saat itulah aku tersadar bahwa Allah sedang menunjukkan kuasaNya. Entah itu bentuk perhatian, teguran, ujian, atau bahkan hukuman. Aku bisa merasakan ada yang berbeda dengan diriku.

Hari ini, dimulai dengan serangan rasa sakit dan sesak di dada setelah subuh. Aku bahkan tak bisa bangun dan menahan nyeri yang membuatku menangis tanpa air mata. Allah, ada apa ini? Sempat berpikir bahwa inilah waktuku. Tapi kalau memang demikian, pastilah aku tak akan bisa berpikir jernih. Aku mencoba menyebut namaNya lamatlamat. Allah… Allah… Allah… Mungkin sekitar sejam. Lama sekali, memang. Ketika rasa sakitnya mulai mereda, aku mencoba bangun. Duduk dan beristighfar. Bertahmid. Dan menangis lagi.

Kupasang murottal karena sedang tidak dapat bertilawah. Perlahan, aku benar-benar menangis yang mengeluarkan air mata. Melepaskan semua beban. Aku tetap beristighfar. Aku mulai menyadari kesalahanku… Aku menodai Ramadan. Aku khilaf. Dan aku langsung teringat permohonanku pada awal Ramadan. Masihkah berlaku? Masih bolehkah aku mendapatkannya?

Yaa Allah, kesalahan itu fatal. Aku menghancurkannya di 10 hari terakhir. Lemas seketika seluruh sendi. Allah, aku mengkhianatiMu lagi… Mengotori bulan suci… Aku ini kenapa? Maka, aku menghamba. Mumpung masih ada waktu tersisa sebelum tanggal 30 Ramadan menghampiri.

Allah, jika benar cintaMu demikian besar, rahmatMu yang melaut luas, dan kasihMu yang menembus cakrawala… Berikanlah skenario terbaikMu. Terima kasih atas teguranMu pagi ini. Duhai Cinta, Engkaulah satu yang masih tetap akan kucari hingga saat aku kembali padaMu…

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s