Jangan Pernah Takut Berbagi

Berbagi apaan? Ya apa kek gitu yang halal dibagi, asal jangan suami. *itu judul pelem, no?* Hehehehe…. Eh, poligami, yes or no? (gak akan bahas ini kok.😛 )

Ini tentang seruan Allah dan RasulNya untuk kita, sebagai umat dan hamba yang mengaku taat pada perintahNya. Bahwa berbagi tak pernah rugi🙂 Sudah terlalu banyak contoh nyata untuk kita, bagaimana kegiatan berbagi kepada kaum dhuafa itu selalu mempunyai efek ketagihan. Sudah menyumbang sebuah buku, inginnya menjadi 10, 20, dan seterusnya. Sudah memberi sebungkus nasi rames, selalu bertambah menjadi 10 hingga tak terhitung lagi.  1 baju layak pakai berlipat menjadi 5, 10, 15… 1 paket perlengkapan sekolah menjadi 25 paket. Transfer  Rp100.000,- menjadi Rp500.000,- dan terus meningkat. Sakaw kalo gak berbagi. Tetiba sesak napas dan sakit kepala bila kurang jumlahnya ketika memberi. Tak ada efek jera😉

Bulan Ramadan ini, linimasa Mas Ippho Santosa (@ipphoright) selalu ‘memaksa’ kita untuk ber-#sedekahekstrim dan cukup membuat gentar beberapa pengikutnya. Menguras tabungan? Memberikan benda kesayangan? Cirinya bagaimana? Kalau yang pernah kurasakan sih begini: Menangis, gemetar, sesak napas.

#SedekahEkstrim bukan saja mengundang perubahan nasib yang ekstrim, tapi juga membunuh rasa cinta berlebihan terhadap harta🙂

#SedekahEkstrim, cirinya? Deg-degan. Mata berkaca-kaca bahkan nangis. Coba sesekali sedekah sampai begitu. Mumpung Ramadhan. Gak tiap hari kok.

Oh, baiklah… Kemudian aku mencoba membuat daftar barang apa saja yang akan nekat kusedekahkan secara ekstrim. Belajar membuang ego dan cinta duniawi itu… Masya Allah beratnyaaaaa… Ini baru namanya ujian!! Luar biasa pergolakan batin yang terasa. Gemetar dengkul ketika akhirnya aku nekat menyedekahkan seluruh isi tabungan terakhir dan tersisa hanya saldo minimal. Ke mana? Ke SINI.🙂 Aku gak mikirin lagi berapanya, setelah menghitung akan tersisa saldo terakhir, aku mengucapkan hamdalah.

Ada yang bilang aku goblok karena masih kesusahan aja sok-sokan ngasih sedekah ke orang lain. Aku hanya bisa nyengir. Kemudian, kurang dari 48 jam, keajaiban itu benar-benar terjadi. NANGIS!!!! Yaa Allah, janjiMu sungguh tepat! Aku sampai berulang kali beristighfar karena takut halusinasi. Setelah menenangkan diri, aku mendapati semuanya nyata. Allah memenuhi janjiNya!

Daaaaaaannn…. Tentu saja kegilaan itu akhirnya muncul! Aku sakaw! Aku ketagihan! Aku kalap mencari barang lagi untuk kuberikan. Yang kusayang, yang melayang #eh😀 Euh, ya… Maksudku, berpindah pemilik🙂 Etapi sempat lho aku diuji kesabaran karena lembaga yang hendak kutitipi amanah gak tau rumahku😦 Akhirnya batal deh. Aku nangis karena kecewa dan berkata dengan noraknya, “Rezekiku mampet nih kalau barang-barang ini belum berpindah pemilikan.” Akhirnya aku menghubungi lembaga lain dan alhamdulillah tanggapannya lebih menyenangkan.

memberi. hidup. bertumbuh.

Kamu gimana? Adakah pengalaman bersedekah super nekat tetapi kemudian digaplok bonus imbalan super kece dari Allah? Let me know then…😉

2 thoughts on “Jangan Pernah Takut Berbagi”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s