bahasa hujan

puisi yang bisa membuatku tersenyum. 🙂

Perahu Kayu

ada apa lagi di benakmu selain ampas hujan?
ketuk jarum jam di benakku
menduga-duga kepulanganmu.

jika kau mengerti bahasa hujan,
cepat pulang!
langit juni terlampau pilu
pada kemarau yang
ingkar janji.

***
jakarta, 4 juni 2013

Lihat pos aslinya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s