Demikianlah Aku Merasa Dicintai

Halah bener deh judulnya. Biarin aja napaaaa… Ketika tulisan ini dibuat, sedang gerimis. Dingin semriwing. Jadilah lebay geje. Hihihi…

Ini mengenai keempat bajingan tercintakuuuuuu…. Lalalala… Yeyeyeye…. *disambit mercon* Mei ini aku merasa lengkap lagi. Bahagia banget. Iya, aku norak. Abaikan sajalah. Hihihi…

John yang sempat menghilang, Ken yang sibuk dengan si-cantik-hasil-sotoshop-pedenya-seperti-selebritis itu, Sean yang semakin sibuk dengan kegiatan barunya, dan Bob yang sedang memulai bisnis dengan ide tak biasa. Tentu saja, dengan Patrick yang mengejutkanku di tengah malam ^_^

Mereka memang amat sangat jarang berada di dekatku secara fisik, tapi mereka menemaniku melalui percakapan ringan di telepon, SMS, whatsapp, BBM, gtalk, Y!M, atau inbox FB. Sekadar bertanya apa kabar dan sedang apa pun menjadi pembangkit semangat.

Sean, biasanya akan memulai percakapan dengan pertanyaan sadis seperti biasa, “Masih idup lu?” *muka datar*

Ken selalu suka menanggapi status di FB melalui inbox. Kemudian bergosip😀

John ngajak ngerumpi tengah malam tentang hal apa saja. Biasanya soal cewek. Sok selebritis sekali dia!

Bob jarang bicara padaku. Tapi ternyata dia selalu memerhatikan twit-twit aku. Kalau aku ngetwit di akun umum, dia pasti nyamber dengan mensyen. Beda jika aku ngetwit dari akun yang digembok. Dia akan berkomentar nomensyen, gak lama setelah aku ngetwit.😛

Bagaimana dengan Patrick? Heu, dia kadang suka gak sopan menelepon pukul 3 pagi! Cuman mau bilang kangen. Ahay😛 Seperti biasa, Patrick selalu mengejutkanku. Tulisannya pada layar ponselku selalu sukses membuatku tersenyum norak sepanjang hari. Hihihihihi…

Sean dan Patrick pernah bertanya (entah sudah berapa kali) padaku, apakah aku mencintai mereka? Aku tertawa dan menjawab, “Tentu saja!” Mereka memberiku warna tersendiri setiap hari dengan cara mereka yang unik. Kalau aku bertanya yang sama, mereka tak akan menjawab😛 Tetapi yang pasti, mereka mengawasiku. Mereka memerhatikanku meski tak setiap hari bersuara. Mereka tau, akulah yang bawel di semua media sosial. Itu bisa jadi indikator bagi mereka bahwa aku baik-baik saja. Coba, sehari saja aku menghilang, akan menjadi pertanyaan. *iya eikeh geer tapi bener!*

ya kalau mau komen tuh kira-kira gini, “Terserah apa kata orang deh, yang ngejalanin kita kok.” *pembenaran* hehehehe😀

Ketika dicintai dan mencintai tak harus selalu memiliki secara fisik😉 Ini sih emang jadi pembahasan pro dan kontra di setiap waktu. “Saling cinta itu harus memiliki!” YA EMANG! Tapi kan gak harus selalu fisik yang memiliki! *mulai kusut*

Bagi yang sangat mengenalku pasti juga mengenal bagaimana aku dan pria-pria ini berinteraksi. They are my lovely bastards🙂 Kami menikmati setiap detik kebersamaan meski tak berjumpa fisik. Thanks to technology😉

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s