Once Again, The Womanizer In The House!

Hell ya! Damn ya! Wogh, can’t believe that I’ll face this truth. Fyuuuhhh….

Ya, aku baru semingguan mengumpulkan data-data sotoy dari teman-teman mengenai jebakan womanizer, lah sekarang aku yang ketempuhan dan segala nasihat yang kuberikan pada mereka mau gak mau kuterapkan sendiri. *dhuar*

Ternyata benar, Facebook itu tempat ternyaman untuk para womanizer melancarkan aksinya. Entah mengapa. Seperti layaknya predator, pedofil, dan entahlah apa lagi namanya. Herannya, aku selalu sukses untuk mengatasi para penjahit eh penjahat yang disinyalir dari luar negeri. Begitu menghadapi yang dari negeri sendiri malah kelabakan. Goblok apa bego ya? *urek-urek tanah*

(tip: itu sebabnya aku lebih nyaman di Twitter. Kenapa? Aku menemukan jati diriku di sana. Berekspresi kayak apa juga gak ada yang terlalu memusingkan. Dan aku menemukan banyak teman yang NYATA wujudnya ketimbang di FB. Oke, ini analisa sotoy berikutnya)

Awalnya dulu sih kalau berhadapan (via layar lepi tentu saja, belum ketemuan) dengan womanizer tuh serasa disanjung ya? Tapi akal sehat harus tetap dipakai. Begitu ada keganjilan sedikiiiiiitttt aja, alarm otak langsung bekerja. “Oh, shit! That damn so called charm guy. Unfriend is the answer.” Dan aku aman dari jebakan mereka. Apakah karena merasa tak mungkin bertemu dengan para bule itu maka otakku bisa “lebih cerdas” memilah dan memilih?😆 ngaahahaahahaha😀

Kemudian aku pun tersandung pria lokal. Koplak! Kupelajari polanya. Juga mengingat bagaimana teman-temanku tuh jadi korban rayuan jijay bajay mereka. Mencegah selalu lebih baik, ya kan? Jadi begini pola para womanizer itu (yang kukumpulkan dari berbagai sumber *halah sotoy*) :

1.  They’ll send you a friend request. Please check the mutual between. Are you knowing them so well? If there’s no mutual, ask him politely, from where he can get your FB account?

2. Mereka bakalan ngirim DM tanda terima kasih udah dibolehin jadi teman. Trus kenalan biasa. Kelemahan para womanizer adalah langsung menanyakan tentang pasangan. “Udah punya pacar?” “Eh, pacarmu cemburuan gak?” “Suami dan anak sehat?” yang mungkin menurutku sih annoying banget deh! Tetapi ada juga yang chat berhari-hari untuk mengambil hati dan menjerat korbannya dengan bertanya yang umum. Seputar pandangan politik, gosip artis, halaqah yang diikuti, makanan favorit, dan tentang masa depan.

3. Nah! Kalau udah bicara masa depan, mereka biasanya sok sok berbicara mau nikah, ingin segera bersama, dan segala mimpi kosong siang bolong dong! Mereka sangat mudah mengumbar kata  cinta. “I love you” itu sudah seperti barang obral diskon 90% gitu deh. Beda banget sama bad boy yang justru peliiiiiiittt banget untuk 3 kata sakral itu😉

4. Aku sih baru 2x menemukan pria model begini. Keduanya masih dalam tahap mau ‘menggoyahkan’ pikiran dan hatiku dalam urusan ‘masa depan’. Faklah! Aku gak terima banci macam mereka. Buktikan saja semua ucapan mulut manis itu. Tantanganku saja tak mereka jawab. Padahal super gampang: Temui adikku karena dialah wali nikahku. Gak ada tuh yang bilang, “Ya, saya berani!” *ngakak pol* Tapi kasus temanku, dia galaunya super. Nangis dan berasa udah diputusin pacar setelah pacaran satu dasawarsa gitu😀

5. Aku pernah membahas ini. Coba para womanizer yang dicurigai itu masukkan ke kelompok ‘close friends’ di Facebook yang bakalan ada tanda bintang kuning. All the stories will known😉 Para wonamizer itu HANYA menambahkan akun wanita (most of them are too sexy. *evil grin* ) Atau bisa saja menambahkan akun pria hanya untuk kamuflase. Coba aja😛

Udah ah lima poin aja. Kalau semua kubahas, gak seru. Kenapa? Gak ada tantangan lagi😆

Untungnya, karena aku sudah membangun tembok yang sangat tebal di hatiku *pret* dan berusaha menajamkan nalar plus akal sehat, jadi gak mudah termakan rayuan gak jelas. Yang udah sering ketemuan denganku aja gak bikin aku langsung menye-menye, apalagi yang belum pernah keliatan batang hidungnya?

Okay, we’ll always find a guy like this, girls. Just beware and keep yours for the one who really loves you no matter what.

*sok bijak*

#Aries don’t have time for any bullshit and they don’t want to be around it. Screw drama and be happy with life. <— it’s me!😉

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s