Kenapa Aku Tidak Menangis?

Untuk apa? Aku tak pernah berharap apa pun. Dirinya yang memberi harapan. Daripada kulabeli PHP alias Pemberi Harapan Palsu, mending dari awal sudah kubentengi hati dan pikiran dengan rasa apatis.

Hanya dalam waktu 1,5 tahun, aku sudah bisa membedakan mana yang tukang kecap, tukang emas, tukang kain, tukang obral barang diskonan. Menjumpai dan mengenal sekitar 200 pria baru dalam kurun waktu yang lumayan singkat itu dan mempelajarinya hanya dari tulisan atau intonasi bicara. Kapan mereka tulus dan kapan membual. Sudah sangat mudah ditebak.

Ketika pertama kali belajar menguasai hati dan pikiran akibat disakiti pria, aku pun menangis. Kadang sampai sesak nafas dan gak nafsu makan. Norak? Iya! Tapi kemudian aku berjuang untuk mempelajari karakter mereka dengan sebaik mungkin. Lamalama… Aku menjadi sulit menangis!

Hati dan pikiranku sudah beku. Pria, di mana pun sama! Itu sebabnya, kenapa aku sampai punya “My Lovely Four Bastards” yang tak lain adalah sahabatku sendiri. Empat orang yang dekat denganku. Si Koleris, Sanguin, dan Plegmatik. Gak ada yang melankolis, untungnya.😛 Setiap ada yang hendak berkenalan denganku, selalu dengan refleks kunyalakan radar… Pada otakku.😉

Kini, setiap kali berkenalan dengan pria dan mendapati kelemahan yang tak dapat kutolerir, aku hanya diam. Bergeming. Tak ada rasa sakit hati atau benci. Jika sudah demikian, akan teramat sulit mendapat kepercayaanku lagi. Sekuat dan setangguh apa pun mereka berusaha, lebih baik mundur teratur.

“Real men stay faithful… They don’t have time to look for another women because they’re too busy looking for new ways to love their own.”

“Any male can tell a female that he loves her, but it takes a man to show a woman he loves her without using words.”

Sampai detik ini aku masih meragukan ‘kesaktian’ dua kalimat di atas. Jangankan mengiyakan kalimat itu, membuatku tergetar pun gak. Jadi, aku semakin sulit menangis karena aku sudah skeptis. Dan aku malas mencari kebenaran atas kesepian itu. Aku sudah tak peduli lagi.

#MyPoleStar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s