Anti Mainstream, Anti Jaim

Aku termasuk orang yang cuek banget ketika menulis tentang apa saja di media sosial. Entah itu blog, Twitter, Facebook, atau G+. Eh, iya termasuk Friendster yang sudah tutup usia. Apa pun kutulis dengan random. Tentang percintaan, puisi, curhat, sedang menunggu angkot, komentar masalah pemerintah, atau nyamber nyinyir. Asik aja gitu. Rame.

Trus, serunya lagi, aku pakai BlackBerry dengan BIS paket Full Service untuk berbagi hal-hal geje itu. Iya dong, pastinya karena aku pengguna simPATI sejak tahun 1998 hingga sekarang. Setia ya? Hihihi… Itu harus! Soalnya cuman jaringan Telkomsel yang stabil. Hampir minim gangguan atau sinyal lemot. Penanganan keluhan pun ditanggapi dengan jelas dan sistematis. Meski masih agak ribet menurutku, tapi hasilnya memuaskan kok. Worth it lah buatku😉 Kayaknya aku pengen nyoba deh narsis di media sosial pakai paket Sosialita. Sepertinya bakalan makin oke buat eksis.😉

Ada hal seru yang pernah terjadi waktu aku sedang sharing analisa sotoy soal perselingkuhan. Lumayan tab mention Twitter jadi rame banget. Bhihihik…. Sengaja niatnya mau mancing komentar dari follower atau para kepoer gitu. Inget banget ngetwitnya tuh sekitar pukul lima sore, jam pulang kantor. Entah karena waktu itu cuaca emang kurang bersahabat (yeah, hujan gede!) atau jaringan Telkomsel sedang bermasalah, sempat gak bisa ngetwit selama hampir setengah jam dong! Bete? Iya! Soalnya pasti banyak yang nungguin lanjutan twit perselingkuhan itu.😆 Setelah menunggu dengan sabar, aku buka tab mention dan ketawa ngakak ketika ada yang ngetwit, “Kok gak diterusin sih twit selingkuhnya? Kenapa? Ketauan ya sama selingkuhannya?” Bukannya marah, aku malah ketawa. Aih, ada yang penasaran tapi gak mau ngaku. Hihihihi… But it was okay. Aku mau balas begini, “Iya, niat selingkuh dari Telkomsel nih, tapi gak bisa. Gimana dong?” tapi gak jadi. Garing soalnya.😀

Aku dikenal suka nyeleneh dan anti jaim di media sosial mana pun. Jadi mereka paham kalo aku pasti bakalan ngetwit yang bikin orang tahan napas ketika baca.😛 Justru ketika aku nulis hal-hal yang ‘lurus’ (halah, bahasa apa pula ini!), yang baca malah bingung. “Eh, tumben sih gak ngomongin yang aneh-aneh.” Laaaahh…. Gak boleh gitu ya aku lurus dulu kayak jalan bebas hambatan?  Bolehlah sekali-kali biar gak belok-belok di jalan tikus terus. Hehehehe…

Hm, besok mau sharing tentang apa ya? Ada ide? *kedip-kedip kelilipan*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s