Try To Keep Calm And Heal The Pain

Never be the same. Anymore. Anything must be left behind. Rite?

Aku siap. Harus siap. Toh kita memang gak bisa menyenangkan semua orang. Pasti akan ada yang menggerutu, marah, benci, maki-maki, menyumpah, dan entah apa lagi. Ada yang menyayangkan sekaligus mendoakan.

Minggu lalu aku bicara dengan Herry selama dua jam di telepon. Betapa dia kaget dengan “kegilaan” dan “kenekatan” yang kujalani sekaligus salut dengan sepak terjangku. Jungkir balik kulakukan semuanya demi krucil.

Gak ada waktu untuk menyesali apa yang telah terjadi. Justru harus menjadi pelajaran berharga untuk tetap maju. Bismillah. Gak usah terlalu memikirkan apa kata orang karena mereka gak berada di posisi kita. Betul kan?

Baiklah! Jika memang tetap ada air mata, itu bukan karena aku lemah, tapi hanya mengeluarkan emosi negatif agar tak menjadi penyakit. Betul?

Oke sip!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s